PortalMadura.Com, Pamekasan – Kepolisian Resort (Polres) Pamekasan, Madura, Jawa Timur belum bisa mengungkap penyebab terjadinya kebakaran di pasar tradisional Sedangdang, Jum’at kemarin.
Kasubag Humas Polres Pamekasan, AKP Osa Maliki mengungkapkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas musibah kebakaran yang menyebabkan 80 kios rata dengan tanah tersebut.
“Sampai sekarang belum ada kesimpulan, kami masih melakukan penyelidikan, kami belum bisa bicara panjang lebar karena nanti yang menentukan apa penyebabnya itu adalah tim labfor,” kilahnya, Sabtu (30/1/2016).
Mantan Kapolsek Pegantenan itu memastikan akan membuka penyebab kebakaran pasar yang menempati lahan milik TNI AD tersebut. Apalagi, saat ini sudah berhembus isu tidak sedap yang mengklaim ada rekayasa atau kesengajaan dalam terjadinya kebakaran.
“Kami tadi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), jadi sekarang belum ada kesimpulan ya,” ungkapnya.
Jum’at (29/1/2016), pasar tradisional Sedangdang yang berlokasi di Jalan KH. Agus Salim Pamekasan ludes terbakar. Sebanyak 80 kios milik pedagang rata dengan tanah. Pasar yang menempati lahan milik korp baju kotak-kota tersebut rencananya akan direlokasi ke lahan eks PJKA Jalan Trunojoyo dan lahan eks pasar Gurem milik Pemkab. (Marzukiy/har)