oleh

Politisi PKB Sebut Rawan Pengaturan Suara Antar Caleg di Pamekasan

PortalMadura.Com, Pamekasan – Pengaturan perolehan suara antar Calon Legislatif (Caleg) dalam satu Partai Politik (Parpol) hasil Pemilihan Umum (Pemilu) tanggal 17 April 2019 rawan terjadi.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Pamekasan, Mohammad Syafiuddin menyebut, pengaturan suara itu rawan terjadi lantaran C1 yang seharusnya masuk malam hari pasca pencoblosan masih ngendap di tingkat desa hingga tiga hari kemudian.

“Penggeseran suara antar Caleg di satu partai, saya bisa pastikan ada yang dilakukan oleh beberapa Caleg dan hal itu terjadi di saat selesai pencoblosan yang seharusnya C1 masuk ke PPK pada malam itu juga. Tapi justru tidak,” ujar Caleg DPRD Jawa Timur tersebut.

Loading...

Baca Juga : Truk Bermuatan Asbes Terjun Bebas Ke Sungai

Menurutnya, dalam jeda tiga hari di tingkat desa mengakibatkan pergeseran suara dalam satu partai, bahkan bisa dengan partai lain. Sehingga Panitia Penyelenggara Kecamatan (PPK) tidak berbuat apa-apa.

“Maka di situlah terjadi perubahan-perubahan dan penggeseran serta pengaturan perolehan suara masing-masing Caleg di satu partai. Dari itu mengakibatkan PPK tidak bisa berkutik karena sudah diatur rapi dari bawah,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pamekasan, Abdullah Saidi, saat dikonfirmasi tidak bisa berkomentar perihal dugaan tersebut.

“Sementara itu saya belum bisa komentar masalah itu,” katanya singkat.


Penulis : Marzukiy
Editor : Putri Kuzaifah
whatsapp share top ten article
Loading...
Loading...

Komentar