oleh

Polres Pamekasan Tak Mampu Ungkap Pembunuhan Istri Pejabat Dishub

PortalMadura.Com, Pamekasan – Kasus pembunuhan yang menimpa Sri Banoati Ningsih (52), warga Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, yang terjadi pada bulan Januari 2018 sampai sekarang belum terungkap.

Kasat Reskrim Polres Pamekasan, AKP Hari Siswo beralasan, sulitnya pengungkapan kasus pembunuhan disertai perampokan yang menimpa istri dari pejabat Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan tersebut lantaran sulitnya mencari saksi.

“Kesulitan saksi yang mengetahui kasus ini,” kilahnya saat dikonfirmasi via WhatsApp, Jumat (13/7/2018).

Kapolres Pamekasan, AKBP Teguh Wibowo, sebelumnya pernah menyampaikan bahwa pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap kasus tersebut. Termasuk warga sekitar yang dekat dengan rumah korban yang menjadi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Nyatanya, sampai sekarang tidak membuahkan hasil.

Loading...

Baca: Kasus Pembunuhan Istri Pegawai Dishub Pamekasan, Polisi Periksa 15 Saksi

Perlu diingat, Senin (29/1/2018), Sri Banowati Ningsih (52), ditemukan tewas tergeletak bersimbah darah di depan kamar mandi di rumahnya sekitar pukul 14.30 WIB. Ia diduga menjadi korban pembunuhan oleh geng rampok saat suaminya bertugas di Kantor Dishub Pamekasan Jalan Bonorogo.

Dalam kasus itu, korban juga kehilangan uang sebesar Rp 17 juta dan emas seberat 2 ons yang disimpan di lemarinya. Termasuk pula cincin yang dipakai di jarinya juga ikut hilang. (Marzukiy/Putri)



Komentar