BANTUL — PSIM Yogyakarta akan menghadapi ujian berat saat menjamu Persija Jakarta pada pekan keempat BRI Super League 2026/2027. Pertandingan sarat gengsi ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, pada Sabtu (10/10/2026) sore WIB.
Laga ini menjadi momen krusial bagi skuad tuan rumah berjuluk Laskar Mataram untuk keluar dari tren negatif di awal musim. Hingga pekan ketiga, PSIM baru mengumpulkan satu poin hasil dari satu kali imbang dan dua kekalahan, menempatkan mereka di posisi ke-14 klasemen sementara.
Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, dituntut segera membenahi performa tim agar tampil lebih efektif. Dukungan penuh ribuan suporter di kandang sendiri diharapkan mampu mendongkrak motivasi Rizky Dwi dan rekan-rekan untuk meredam pergerakan lawan.
Di kubu seberang, Persija Jakarta datang dengan kepercayaan diri tinggi berkat catatan sempurna. Tim asuhan Shin Tae-yong ini sukses menyapu bersih tiga laga awal musim dengan kemenangan, termasuk saat menundukkan Borneo FC, Persib Bandung, dan terakhir Java United.
Mengoleksi sembilan poin, Macan Kemayoran kini bertengger di peringkat ketiga klasemen sementara, hanya terpaut satu angka dari pemuncak klasemen Dewa United. Mengandalkan formasi 4-3-3 dengan pilar seperti Rizky Ridho, Alexander Jeremejeff, dan Arlyansyah Abdulmanan, Persija diunggulkan untuk melanjutkan dominasi mereka.
Secara rekor pertemuan di era Super League, catatan juga belum memihak PSIM. Dari dua duel sebelumnya, Laskar Mataram menelan kekalahan 0-2 pada November 2025 dan bermain imbang 1-1 pada April 2026.
Meski demikian, duel di Bantul diprediksi tetap berjalan ketat. PSIM berpeluang memberi kejutan jika mampu tampil disiplin dan meminimalisir kesalahan di lini belakang, sementara Persija berambisi mengamankan tiga poin penuh demi mempertahankan posisi di papan atas.
Informasi ini disarikan dari laporan portalmadura.com berdasarkan dinamika kompetisi BRI Super League 2026/2027.





