oleh

Produk UMKM Pamekasan Tak Ditemukan di Supermarket

PortalMadura.Com, Pamekasan – Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, merasa was-was dengan hasil produksi dapat tembus supermarket.

Ketua Aktivis Suara Pemuda dan Mahasiswa Pamekasan, Fauzi menuding pemerintah kurang greget dalam memberdayakan UMKM.

Ia bahkan mengaku banyak menerima aduan dari beberapa pelaku UMKM lantaran belum bisa memasarkan produk usahanya ke sejumlah supermarket.

“Saya kira untuk produk UMKM banyak di Pamekasan, tinggal dinas terkait mau bekerja atau tidak,” katanya, Sabtu (19/1/2019).

Mantan PC PMII Pamekasan ini menilai, pihak pemerintah daerah terkesan hanya memperbanyak daftar pelaku UMKM tanpa berusaha memasarkan produknya. Di beberapa supermarket justru nihil produk UMKM.

Baca Juga: Dejan Antonic Target Fisik Pemain Normal Sebelum Piala Indonesia

“Mana produknya, rata-rata saya lihat justru jajanan yang dipasarkan adalah barang-barang luar Pamekasan,” ucapnya.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Pamekasan Yulianto, mengakui jika sampai saat ini, hanya sedikit saja dari deretan produk UMKM yang dijual di toko modern.

Menurutnya, produk UMKM hanya dipasarkan di gerobak para pedagang kaki lima. “Sudah ada yang masuk, cuma parsial (sebagian),” dalihnya.

Disinggung soal persentase produk UMKM yang menembus pasar modern di Kabupaten Pamekasan, pihaknya malah mengaburkan jawaban dan terkesan berbelit-belit.

Pihaknya bahkan menyuruh awak media untuk menghitung sendiri. “Sudah ada kok sebagian, tinggal hitung saja sendiri,” katanya. (Hasibuddin/Putri)