PortalMadura.com

Prof Agus Sunyoto : Santri Zaman Now Kurang Peduli Sejarah

  • Sabtu, 20 Januari 2018 | 13:52
Prof Agus Sunyoto : Santri Zaman Now Kurang Peduli Sejarah
Acara Pekan Seminar Ngaji 3 di Pondok pesantren Mambaul Ulum Bata-bata Pamekasan, Jumat (19/1/2018)

PortalMadura.Com, Pamekasan – Pondok pesantren Mambaul Ulum Bata-bata Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menggelar kajian tentang sejarah dan budaya Madura pada malam kedua Pekan Ngaji 3 di musala setempat, Jumat (19/1/2018) malam.

Pada kegiatan dengan tema “Histografi Islam dan kultur masyarakat Madura” tersebut pondok pesantren terbesar di bumi Gerbang Salam ini mendatangkan tiga pemateri sekaligus. Yaitu KH. Abdul Hamid, KH. Moh. Ilzam dan Profesor Agus Sunyoto.

“Santri zaman sekarang kurang peduli terhadap sejarah, seharusnya kita tahu karena sejarah untuk membuka wawasan kita. Terutama sejarah yang ada di lingkungan kita sendiri,” ujar prof Agus Sunyoto.

Sejarawan penulis Atlas Wali Songo ini menyampaikan kepada santri yang hadir agar selalu belajar dan memahami sejarah untuk menjaga sejarah itu sendiri agar tidak terjebak pada sejarah yang salah. Apalagi sekarang marak berita-berita hoax yang sengaja disampaikan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.



“Saya harap santri tahu akan sejarah, walau cuman ruang lingkup lingkungan sekitar saja. Namun, saya berharap ada sebagian santri yang bisa menjadi ahli sejarah, untuk menjaga dan meluruskan sejarah jika ada yang mengubah,” tandasnya.

Menurutnya, apabila kita ingin gemar belajar sejarah harus dimulai dari mengetahui silsilah keluarganya sendiri. Karena sekarang santri dan pemuda secara umum sudah acuh tak acuh terhadap nasab dan silsilah keluarganya sendiri.

Perlu diketahui, pagelaran Pekan Ngaji 3 Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-bata Pamekasan dimulai sejak tanggal 18 hingga 28 Januari 2018. Dalam durasi waktu tersebut banyak kegiatan keislaman yang digelar oleh panitia. Salah satunya ngaji Tasawuf dan ngaji sejarah. (Marzukiy/Putri)

Loading...
Advertisement
banner300x250

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional