Komjen Wahyu Hadiningrat mengemban posisi strategis tersebut untuk menggantikan pejabat sebelumnya, yakni Komjen Dedi Prasetyo, yang kini mendapat amanah baru sebagai Kepala Badan Reforma Agraria. Pelantikan ini menjadi bagian penting dari rangkaian rotasi dan perombakan pejabat tinggi negara yang dilakukan pemerintah.
Rekam Jejak Panjang di Korps Bhayangkara
Sebelum dipercaya menduduki kursi nomor dua di institusi kepolisian, Komjen Wahyu Hadiningrat telah melalui berbagai penugasan penting. Berdasarkan catatan kariernya, ia sebelumnya menjabat sebagai Asisten Utama Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Astamarena) Kapolri. Penunjukan tersebut menyusul adanya rotasi besar-besaran di lingkungan internal Polri pada September 2024 lalu.
Pengalaman kepemimpinan Wahyu di lapangan maupun bidang operasional terbilang sangat matang. Ia pernah dipercaya mengemban sejumlah posisi krusial, di antaranya:
Kapolres Jakarta Selatan (2012–2016): Menjabat selama empat tahun sebelum akhirnya dimutasi menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri.
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya: Di bawah kepemimpinannya, direktorat ini menangani sejumlah kasus penting dan sorotan publik.
Wakapolda Metro Jaya: Resmi bertugas di posisi tersebut pada Agustus 2018 untuk memperkuat jajaran pimpinan daerah kepolisian ibu kota.
Penugasan di Intelijen: Pernah berkarier sebagai perwira tinggi Badan Intelijen Polri di BIN, Direktur Respons Ancaman Deputi Bidang Intelijen Siber BIN, hingga Wakil Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.
Asrena Kapolri: Menangani perencanaan umum dan anggaran sebelum bertransisi menjadi Astamarena.
Dengan pengalaman lintas bidang yang meliputi reserse, intelijen, hingga perencanaan strategis dan anggaran, penunjukan Komjen Wahyu Hadiningrat diharapkan mampu memperkuat soliditas serta kinerja internal Polri ke depan di bawah kepemimpinan nasional yang baru.
Jadikan berita kami sebagai sumber pilihan Anda melalui saluran resmi berikut: