PortalMadura.com-Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik aktivis sekaligus akademisi, Dr. H. Syahganda Nainggolan, M.T., sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI. Pelantikan tersebut dilangsungkan di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 2 Oktober 2026.
Dalam prosesi tersebut, Syahganda dilantik bersama Fadli Tri Hartono yang dipercaya menduduki posisi Wakil Kepala Bakom RI. Pengangkatan ini didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 106/P Tahun 2026 yang ditetapkan di Jakarta pada 1 Oktober 2026. Kehadiran Syahganda di lingkaran pemerintah menarik perhatian publik mengingat rekam jejaknya yang selama ini dikenal kritis sebagai peneliti kebijakan publik dan tokoh pergerakan.
Rekam Jejak Akademik dan Karier
Lahir di Medan pada 27 November 1965, Syahganda memiliki latar belakang pendidikan yang kuat di bidang studi pembangunan, ekonomi, politik, dan kesejahteraan sosial. Ia menamatkan pendidikan magister Studi Pembangunan di ITB pada 2005 serta meraih gelar doktor dari Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP Universitas Indonesia (UI) pada 2015 setelah merampungkan disertasi mengenai kesejahteraan buruh.
Sebelum resmi memimpin Bakom RI, Syahganda memiliki rekam jejak panjang di berbagai lembaga strategis. Ia pernah menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Koperasi RI (1998–1999), Executive Director CIDES (2004–2009), Komisaris PT Pelabuhan Indonesia II (2006–2008), hingga aktif mengajar di Universitas Kristen Indonesia. Namanya juga kian dikenal luas saat aktif dalam Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) pada 2020 serta memimpin lembaga kajian GREAT Institute.
Babak Baru Komunikasi Pemerintahan
Penunjukan ini menandai alih peran Syahganda dari seorang akademisi, peneliti, dan pengkritik kebijakan publik menjadi pejabat tinggi negara yang mengelola komunikasi kebijakan pemerintah. Ia menggantikan kepemimpinan Bakom sebelumnya untuk mengemban tugas menyelaraskan informasi strategis program-program pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.





