oleh

Pulau Gili Labak, Tak Layak Dapat Fasilitas Pendidikan

PortalMadura.Com, Sumenep – Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menganggap di Pulau Gili Labak, Desa Kombang, Kecamatan Talango, Sumenep tidak layak untuk mendapatkan fasilitas pendidikan dengan alasan jumlah penduduknya sangat sedikit yakni terdapat 35 KK dengan penduduk kurang dari 100 orang.

“Setelah kami melakukan survei di Pulau Gili Labak ternyata tidak layak dibangun fasilitas pendidikan. Karena yang tinggal di pulau wisata tersebut sangat sedikit, sehingga prospeknya kedepan kurang bagus juga,” terang Kepala Dinas Pendidikan, Kabupaten Sumenep, A Shadik, Jumat (13/5/2016).

Menurutnya, jika di bangun fasilitas pendidikan di pulau yang memiliki daya tarik sebagai pulau wisata tersebut di khawatirkan tidak sesuai dengan harapan atau tidak ada muridnya, akibatnya sekolah itu terpaksa harus ditutup.

“Untuk mengatasi itu, anak-anak disana bersekolah di Pulau Talango, karena kalau dibangun fasilitas pendidikan itu tidak akan berlangsung lama,” jelasnya.

Ia menyampaikan, untuk membangun fasilitas pendidikan mulai tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) memang sangat tidak memungkinkan, tetapi kalau Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) masih menjadi pertimbangan.

“Kalau tingkat Paud, masih bisa dibangun. Kalau tinggak SD-SMA sudah tidak mungkin,” tegasnya.

Sangat ironis kehidupan anak-anak yang tinggal di pulau Gili Labak tersebut, karena jika ingin mengenyam dunia pendidikan mereka harus pergi ke daratan dengan menyewa tempat tinggal. Sehingga ia juga mengeluarkan uang banyak untuk memenuhi kebutuhan hidup agar bisa memiliki pengetahuan yang layak, tetapi bagi yang ekonominya lemah, terpaksa mereka memutuskan tidak bersekolah. (arifin/choir)



Komentar