oleh

Rawatlah Tanaman Hias Anda dengan 3 Cara Ini Agar Tetap Hidup

PortalMadura.Com – Tanaman yang hidup di dalam rumah kita sudah sepatutnya mendapatkan perawatan layaknya anak sendiri. Mereka butuh air dan pupuk sebagai nutrisi untuk hidup. Demikian halnya cahaya matahari. Memiliki tanaman di rumah memang membuat rumah terasa segar dan nyaman.

Namun, setiap mencoba bertanam, hasilnya selalu tidak memuaskan dan membuat tanaman mudah layu dan mati. Memang bercocok tanam tidak mudah, butuh ketelatenan agar tumbuhan tersebut tetap hidup. Untuk itu, ada tiga aturan yang dapat membantu merawat tanaman agar tetap hidup. Berikut ulasannya, yuks disimak.

Cari tanda-tanda kelebihan atau kekurangan dalam menyiram tanaman
Tanaman akan langsung memberi tahumu apakah sudah memberi cukup hidrasi atau tidak, kita hanya perlu melihat tanda-tandanya. Terlalu banyak disiram, maka ujung daun berubah warna menjadi coklat. Pangkal batang lunak dan lembek serta daun kuningnya rontok.

Bahkan kurang disirampun juga berpengaruh terhadap tanaman. Akibatnya, daun mulai melengkung, tepi daun berwarna coklat dan kering. Dan bahkan daun bawah mulai berubah kondisi.

Jika tanamanmu kekurangan air, dirimu dapat menebaknya dan berikan air, serta lakukan sedikit lebih sering daripada sebelumnya. Cukup sirami tanaman dengan jarak dua inci tanah teratas terasa kering. Juga, gunakan air hangat, karena tanah menyerapnya dengan lebih mudah.

Loading...

Jika tanaman terlalu banyak disiram, harus dengan lembut mengeluarkannya dari tanah, memotong akar busuk, dan, setelah membiarkannya mengering selama satu atau dua jam, masukkan ke dalam pot dengan drainase yang lebih baik.

Pastikan tanaman cukup terkena sinar matahari
Pilih tanaman berdasarkan seberapa banyak cahaya yang didapat di rumahmu. Anda selalu dapat menyesuaikan seberapa banyak menyiraminya, tetapi jika mereka tidak mendapatkan cukup cahaya – kunci untuk bertahan hidup mereka hampir mustahil. Tanaman biasanya dikategorikan ke dalam tiga jenis cahaya (terang, sedang, dan rendah) jadi saat membelinya, harus tau jenisnya.

Gunakan jenis pot yang tepat
Untuk sebagian besar, tanaman harus hidup di tanah pot biasa yang ringan, halus, dan terbuat dari gambut, kulit pinus, dan perlite atau vermiculite. Merupakan ide bagus untuk memperbaiki tanaman setelah membawanya pulang, karena wadah dan tanah tempat mereka masuk mungkin tidak cocok untuk pertumbuhannya.

Cukup pegang akarnya dengan hati-hati dan pertimbangkan untuk menambahkan sedikit air gula ke tanah baru, yang dapat membantu mencegah syok transplantasi (tanaman juga mengalami stres ketika berpindah).(fimela.com/Nurul)



Komentar