oleh

Rekapitulasi PSU Pilbup Usai, Senin KPU Sampang Lapor MK

PortalMadura.Com, Sampang – KPU Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur telah usai menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan PSU Pilbup 2018.

Rekapitulasi berlangsung di aula salah satu hotel di wilayah Camplong, dimulai sejak pukul 09:00 WIB, Kamis (1/11/2018).

Pada proses rekapitulasi, KPU melibatkan seluruh PPK, tim pemenangan tiga paslon, stakeholder (pemangku kepentingan), Badan Pangawas Pemilu (Bawaslu), dan Forkopimda setempat.

Ketua KPU Sampang, Syamsul Muarif menjelaskan, rekapitulasi perolehan suara dilakukan sesuai dengan jadwal tahapan PSU yang sudah ditetapkan. Salah satunya rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara tingkat kabupaten.

“Kami sudah melaksanakan rapat pleno terbuka dengan lancar, aman, tertib dan tidak ada kendala yang menonjol,” katanya.

Syamsul menyampaikan, rekapitulasi hasil penghitungan suara PSU Pilbup Sampang sudah dapat dipertanggungjawabkan.

Hasilnya, Paslon No. Urut 1 H. Slamet Junaidi – H Abdullah Hidayat (Jihad) meraup 307.126 (53%) suara, Paslon No. Urut 2 H. Hermanto Subaidi – H. Suparto (Mantap), 245.768 (43%) suara.

Kemudian Paslon No. Urut 3 H. Hisan – H. Abdullah Mansyur (Hisbullah) mendapat 24.746 (4%) suara. Selisih perolehan suara Jihad – Mantap mencapai (20%).

Loading...

Dftar Pemilih Tetap (DPT) pada pelaksanaan PSU Pilbup Sampang sebanyak 767.032 pemilih. Dengan total suara sah sebanyak 577.640, dan suara tidak sah mencapai 9.177 pemilih.

“Maka selisih perolehan suara Jihad – Mantap mencapai 61.358. Sementara, selisih perolehan Mantap – Hisbullah sebanyak 221.022 suara. Paslon yang dinyatakan unggul pada PSU Pilbup adalah dari No. Urut 1,” ungkapnya.

Pihaknya akan melakukan koordinasi hasil rekapitulasi penghitungan suara tingkat kabupaten dengan KPU Provinsi Jatim, dan KPU RI. Sehingga dapat disampaikan kepada MK.

“Hasil rekapitulasi perolehan suara ini akan kami konsultasikan dengan KPU Jatim dan KPU RI. Kemudian kami laporkan kepada MK pada Senin (5/11/2018) mendatang,” lanjutnya.

Komisioner KPU Sampang, Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat (Parmas), Miftahur Rozaq mengaku, jika partisipasi masyarakat pada PSU relatif cukup tinggi berkat kerja sama dengan beberapa stakeholder.

“Angka partisipasi masyarakat pemilih pada PSU ini, masih cukup tinggi. Bahkan tetap menjadi bahan evaluasi bagi kami khususnya evaluasi untuk meningkatkan partisipasi publik pada Pemilu tahun 2019,” katanya.(Rafi/Har)



Komentar