oleh

Relokasi PKL, Sementara Ini Sampah Masih Bisa Tertangani

PortalMadura.Com, Sumenep – Relokasi pedagang kaki lima (PKL) dari Taman Adipura ke jalan umum di jalan KH Agus Salim, Kecamatan Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur menyebabkan penambahan volume sampah di lokasi tersebut. Akibatnya, pasukan kuning yang bertugas diareal tersebut harus peras keringat lebih lama lagi untuk membersihkan sampah-sampah tersebut.

“Bertambahnya volume sampah memang menjadi salah satu konsekuensi dari pemindahan PKL itu sendiri,” ungkap Plt Kepala Kantor Kebersihan dan Pertamanan (KKP) Sumenep, Abd. Kadir, Rabu (20/7/2016).

Hingga saat ini penanganan sampah diareal PKL mangkal tersebut masih bisa diatasi oleh pasukan kuning yang bertugas di sepanjang Jl. Agus Salim, tanpa perlu penambahan personel.

“Jadwal regular pasukan kuning di jalan Agus Salim itu 3 shift. Pagi, siang, dan malam. Masing-masing shift ada 4 orang yang bertugas. Selama ini masalah sampah masih bisa teratasi, dan belum perlu penambahan pasukan,” jelasnya.

Loading...

Menurutnya, penanganan masalah sampah di areal PKL itu, selain dilakukan oleh pasukan kuning, juga dibantu oleh petugas kebersihan Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disbudparpora) setempat, mengingat areal tersebut dekat lapangan kerapan sapi Giling.

“Pasukan kuning kami juga dibantu oleh petugas kebersihan Lapangan Giling,” imbuhnya.

Jika terjadi lonjakan volume sampah, pihaknya mengaku telah menyiapkan langkah antisipatif, yakni dengan melakukan penyisiran diareal PKL beraktifitas.

“Kalau sampai terjadi volume sampah berlebihan, maka kami akan melakukan penyisiran sampai di sepanjang jalan Agus Salim,” ucapnya.

Sebelumnya, Pemkab Sumenep sejak Jumat (8/7/2016) telah merelokasi 323 PKL di Taman Adipura ke jalan umum, di jalan KH Agus Salim. Selain dijalan umum, para PKL juga menempati lapangan giling sisi utaranya karena dijalan umum tidak mampu menampung para PKL utamanya PKL mainan. (arifin/choir)



whatsapp share top ten article
Loading...
Loading...

Komentar