oleh

Resensi Buku – Merengkuh Logika dan Nurani

PortalMadura.Com – Manusia merupakan makhluk Tuhan yang didesign khusus dengan kelebihan akal dan nurani. Dibandingkan makhluk Tuhan yang lain di bumi ini, tak ada satupun yang dapat menandingi akal dan nurani manusia. Namun terlepas dari kelebihan dan keistimewaan dari makhluk yang bernama manusia, ternyata justru manusia yang menjadi donatur terbesar dalam setiap problematik kehidupan.

Manusia… ya memang manusia yang menjadi sumber problema. Saya, anda dan dia yang selalu menjadi tokoh utama dalam setiap lakon yang diperankan manusia. Sejalan dengan kumpulan naskah kehidupan dalam buku “Andai Aku Jalan Kaki Masihkah engkau Selalu Ada Untukku” karya Edi AH Iyubenu mampu merekam semua problematik yang terkadang tidak pernah manusia sadari.

Masalah merupakan bumbu kehidupan yang tidak pernah lepas dari manusia. Sama halnya dengan buku karya Edi ini yang menggambarkan sebagian besar fakta kehidupan yang bervariasi. Dimulai dengan fakta manusia sebagai makhluk materialistik diwujudkan dengan judul Andai Aku Jalan Kaki Masihkah engkau Selalu Ada Untukku yang sekaligus dijadikan judul pada cover buku ini.

Kisah ini menceritakan bahwa manusia yang kaya materi akan lebih mudah mendapatkan teman, dicintai, disayangi, diperhatikan, dan bahkan dipenuhi segala permintaannya. Namun yang menjadi garis besar, saat orang itu sudah tidak kaya materi, masihkah ada yang mau berkorban untuknya??

Loading...

Kisah-kisah kehidupan yang lain juga disajikan dalam buku ini, seperti halnya; saat manusia tidak bisa menghargai waktu, orang lain, dan bahkan nikmat tuhan. Secara keseluruhan buku ini menggambarkan bagaimana menjadi manusia yang dapat menggunakan logika dan nuraninya secara bijakasana. Karna seringkali manusia mengandalkan nafsuya dari pada logikanya, mengandalkan egoismenya dari pada nuraninya dan mengandalkan omongan orang lain dari pada kata hatinya.

Penyajian bahasa yang simple dengan motivasi tersirat menjadi keunggulan dalam buku ini. Dengan bahasa yamg tidak begitu berat nan rumit dapat mempermudah pembaca memahami setiap kisahnya.

Namun amat disayangkan buku ini memiliki banyak kekurangan dalam penyampaian kisah-kisahnya yang terkesan berlebihan dan tidak objektif. Sebagian pembaca yang tidak suka penyampaian yang berlebihan justru akan merasa risih dan tidak tertarik. Dominasi subjektifitas yang diakui karna penulis juga merupakan manusia juga akan mengurangi nilai positif dalam memaknai setiap kisah kehidupan .

Akhir kata, buku ini tidak layak jika direkomendasikan ke sumua kalangan seperti yang disampaikan penulis. Hal itu dikarenakan subjektifitas dan penyampaian yang berlebihan tidak selalu berdampak positi bagi pembaca terutama remaja dan anak-anak.(har)

Judul Buku : Andai Aku Jalan Kaki Masihkah engkau Selalu Ada Untukku
Penulis : Edi AH Iyubenu
Penerbit : Diva Press
Tahun terbit : 2015
Cetakan : XVI
Halaman : 168

Madura, 31 Mei 2015
Peresensi : Minie Hesti Triana (Your B)



whatsapp share top ten article
Loading...
Loading...

Komentar