oleh

Salah Kelola PLTD, Ketua Komisi A : “Busyro Karim Sulit Dapat Dukungan di Masalembu”

PortalMadura.Com, Sumenep – Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, A Busyro Karim diprediksi akan kesulitan mendapatkan dukungan di Kecamatan/Kepulauan Masalembu jika mencalonkan kembali pada pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) 2015.

Politisi PDI Perjuangan Sumenep, Darul Hasyim Fath menilai, bahwa kebijakan bupati periode 2010-2015 tidak menyentuh rakyat, terutama yang berkaitan dengan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) di Masalembu.

“Kalau kebijakan bupati terkait pengelolaan PLTD di Masalembu tidak ada perubahan, kami pesimis Busyro Karim tidak akan mendapatkan dukungan dari masyarakat dalam Pemilukada nanti,” kata Darul Hasyim Fath yang juga Ketua Komisi A, DPRD Sumenep, Senin (9/2/2015).

Ia menjelaskan, pengelolaan PLTD di Masalembu tidak dilakukan dengan baik. Setelah digelontorkan dana sebesar Rp1 miliar untuk pembelian mesin PLTD tahun 2013, tapi hingga sekarang pengelolaan PLTD itu diberikan kepada pihak swasta dan sistemnya tidak bagus.

“Kalau dikelola dengan baik, tidak mungkin setiap pelanggan sampai harus membayar Rp800 ribu setiap bulan,” urainya.

Pengelolaan PLTD itu dinilai akan berdampak negatif pada stigma masyarakat terhadap kepala daerah, sehingga kepercayaan masyarakat akan luntur.

“Ini akan menjadi penghambat bupati untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat,” imbuhnya.

Dana yang digelontor dari APBD itu bentuknya dana penyertaan modal, bukan dana hibah. Karena pihak legislatif menyetujui dengan adanya mesin PLTD itu bisa menambah PAD ke pemerintah.

“Kalau dana itu bentuknya hibah, ya kami yakin tidak dikelola dengan baik, tapi ternyata meski dana itu berbentuk dana penyertaan modal, tetap saja tidak dikelola dengan baik. Padahal kami menginginkan adanya penambahan ke PAD,” tukasnya. (arifin/htn)



Dapatkan Aplikasi PortalMadura.com

aplikasi portal madura
Loading...
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.