Sedia Payung! Prakiraan Cuaca Bangkalan Hari Ini 16 April 2026: Waspada Hujan Petir di Sore Hari

Avatar of Kenzo Chandra
Sedia Payung! Prakiraan Cuaca Bangkalan Hari Ini 16 April 2026: Waspada Hujan Petir di Sore Hari
Sedia Payung! Prakiraan Cuaca Bangkalan Hari Ini 16 April 2026: Waspada Hujan Petir di Sore Hari

PortalMadura.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait prakiraan cuaca di wilayah Kabupaten bangkalan pada hari ini, Kamis (16/4/2026). Masyarakat yang beraktivitas di pintu masuk Pulau madura ini diminta untuk mewaspadai potensi hujan lebat yang disertai kilat dan angin kencang pada sore hari.

Berdasarkan pantauan satelit cuaca terbaru, wilayah Bangkalan akan mengawali hari dengan kondisi langit yang cukup cerah. Namun, dinamika atmosfer menunjukkan adanya peningkatan massa udara basah yang diprediksi akan memicu pertumbuhan awan hujan secara cepat menjelang waktu ashar.

Detail Kondisi Cuaca dan Parameter Udara

Kondisi cuaca di Bangkalan hari ini diprediksi akan cukup menyengat pada siang hari sebelum akhirnya diguyur hujan. Berikut adalah rincian parameter cuaca untuk wilayah Bangkalan:

  • Suhu Udara: Berada pada rentang 25°C hingga 33°C.
  • Kelembapan Udara: Mencapai 65% hingga 95%.
  • Kecepatan Angin: Bertiup dari arah Timur Laut ke Tenggara dengan kecepatan 10-30 km/jam.

Waspada Angin Kencang di Kawasan Jembatan Suramadu

Secara khusus, BMKG memberikan perhatian pada kawasan pesisir barat Bangkalan, termasuk area Jembatan Suramadu. Kecepatan angin diprediksi meningkat saat hujan turun, yang berpotensi mengganggu stabilitas kendaraan roda dua yang melintas di atas jembatan.

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprediksi akan mengguyur wilayah Kecamatan Bangkalan Kota, Burneh, hingga Socah mulai pukul 15.00 WIB. Kondisi ini diperkirakan baru akan melandai saat memasuki waktu malam hari dengan kondisi berawan tebal.

Imbauan Keselamatan bagi Pengendara

BMKG mengimbau para pengendara, khususnya yang melintasi jalur protokol Bangkalan-sampang, untuk mengurangi kecepatan saat hujan turun guna menghindari risiko aquaplaning atau kendaraan selip. Selain itu, warga diminta untuk tidak berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame guna menghindari risiko tumbang akibat angin kencang.

“Kami terus memantau pergerakan awan konvektif di selat Madura. Kami sarankan masyarakat tetap memperbarui informasi cuaca secara real-time melalui aplikasi resmi kami sebelum melakukan perjalanan jauh,” tulis pihak BMKG dalam rilis resminya.

>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses