oleh

Separuh Tembakau Petani Sumenep Belum Panen

PortalMadura.Com, Sumenep – Pada musim tembakau tahun 2019 memiliki cerita tersendiri, mulai dari harga yang tidak stabil hingga penyerapan tembakau yang tidak lancar. Bahkan, hingga saat ini sekitar 50 persen tembakau belum panen.

“Ada sekitar 50 persen tembakau yang belum dipanen. Ini disebabkan oleh mundurnya musim tanam petani,” kata Kabid Perkebunan Dispertahortbun Sumenep, Abd Hamid, Selasa (17/9/2019).

Meski masih banyak tembakau yang belum panen, dipastikan akan terserap secara keseluruhan. Sebab, sesuai data di Dispertahortbun, lahan yang ditanami seluas 14.337 hektare, atau setara 67 persen dari ploting area tembakau tahun 2019 sebanyak 21.893 hektare.

Loading...

“Total produksi tembakau rajangan tahun ini diperkirakan mencapai 8.600 ton. Sedangkan target penyerapan dari dua pabrikan yang melakukan pembelian mencapai 5.200 ton dan masih ada pabrikan lain di Madura yang dapat menyerapnya,” ucapnya.

Dua pabrikan yang ada di Sumenep yakni perwakilan PT Gudang Garam di Kecamatan Guluk-guluk memiliki target penyerapan 2.200 ton dan PT Kahuripan di Desa Gedungan, Kecamatan Batuan dengan target penyerapan 3 ribu ton.

Baca Juga : 4 SD di Sumenep Diproyeksikan Jadi Sekolah Rujukan Provinsi

“Sesuai pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya, pabrikan bisa menyerap tembakau petani di atas target awal, jika kualitas tembakau masih bagus,” tegasnya.


Penulis : Samsul Arifin
Editor : Putri Kuzaifah

Komentar