oleh

Sering Mabuk Darat Waktu Naik Bus, Ini Tips Ampuh Mencegahnya

PortalMadura.com- Tak bisa dipungkiri bus masih menjadi moda transportasi penghubung antar daerah yang paling utama. Sudah menjamah hingga ke kota-kota kecil hampir di seluruh Indonesia. Ada pula istilah shuttle dan travel yang menawarkan efisiensi waktu serta kenyamanan dengan penumpang yang lebih sedikit. Coba cek ke halaman ini bila ingin tahu lebih lanjut apa itu shuttle dan travel bus.

Mabuk darat kerap jadi momok ketika bepergian naik kendaraan umum seperti bus. Banyak hal yang memicu terjadinya mabuk darat, mulai dari kondisi tubuh yang tidak fit, hidung yang sensitif pada bau-bauan tertentu, medan jalan yang sulit atau kondisi kendaraan yang tidak prima dan kemampuan mengemudi sopir selama perjalanan.

Banyak hal yang memicu mabuk darat, namun bukan berarti hal tersebut tidak bisa dihindari. Berikut beberapa tips yang bisa dicermati, kalaupun tidak bisa dihilangkan secara penuh, setidaknya bisa mengurangi kemungkinan mabuk selama naik bus.

1. Cermat Memilih Armada Bus

Tips pertama untuk mencegah mabuk kendaraan adalah cermat sejak memilih armada. Lebih baik membayar tiket sedikit lebih mahal dan mendapatkan bus dengan armada yang nyaman, daripada membayar murah namun perut bergejolak sepanjang perjalanan.

Sekarang tak perlu keluar rumah  untuk melihat armada bus apa saja yang tersedia ke kota tujuan. Dengan kemudahan pembelian tiket secara online, kamu pun bisa cek langsung layanan dan kondisi armada yang digunakan PO lewat internet.

2. Jaga Kondisi Tubuh Sebelum Bepergian

Jaga kesehatan sebelum melakukan perjalanan jauh. Siapkan stamina yang memadai agar tetap kuat selama di perjalanan. Istirahatlah dengan cukup setiap hari agar berangkat dengan kondisi tubuh yang fit.

Kondisi kesehatan sangat menentukan kemungkinan terserang mabuk darat atau tidak. Semakin buruk kondisi kesehatan kamu, makin besar pula kemungkinan untuk mabuk.

Loading...

3. Makan Cukup

Banyak yang menghindari makan dan minum sebelum perjalanan karena takut muntah lantaran mabuk darat. Ini adalah pemahaman yang salah, karena jika kamu berangkat dengan perut kosong, kepala akan lebih mudah pusing dan asam lambung pun meningkat sehingga bikin perut mual.

Sebaiknya makan dengan porsi cukup, hindari menu yang terlalu pedas dan minuman bersoda agar perut tak kembung. Jangan terlalu kenyang, karena akan membuat perut begah dan tak nyaman.

4. Pilih Tempat Duduk yang Tepat

Memilih tempat duduk yang tepat akan membantu mengurangi mabuk darat yang biasanya kamu alami. Duduk di bagian tengah dan dekat jendela akan membuat perut terasa lebih nyaman selama perjalanan. Di posisi ini, badan tidak akan ikut terguncang karena gerak roda bus. Dan duduk di dekat jendela memungkinkan mata untuk leluasa melihat pemandangan yang memberikan kesan lega dan membuat mata rileks sehingga kepala tak mudah pusing.

5. Bawa Minyak Angin

Jika kamu tipe penyuka minyak angin, membawa minyak kayu putih dan sejenisnya bisa membantu mengurangi mabuk perjalanan. Aroma terapi juga bisa membantu tubuh agar tetap rileks. Hiruplah aroma ini ketika pusing melanda, dan bernafas dengan teratur agar mabuk darat menghilang.

6. Tidur di Perjalanan

Cara mudah untuk menghindari mabuk perjalanan adalah dengan tidur. Memejamkan mata sepanjang perjalanan akan membuat tubuh jadi rileks dan tanpa terasa sudah sampai di tempat tujuan. Jika sulit untuk memulai tidur di perjalanan, menggunakan bantuan obat tidur tidak menjadi masalah. Gunakan seperlunya dan nikmati tidur di bus agar tak mabuk.

7. Kurangi Kegiatan yang Melelahkan Mata

Membaca dan melihat ponsel adalah kegiatan yang melelahkan mata, terlebih jika kamu bermain game dengan grafik tinggi. Permainan dan video akan membuat mata mudah lelah dan kepala lebih cepat pusing. Hal ini akan memicu mabuk dan membuat kepala tak nyaman.

Satu hal yang pasti saat naik bus dan kendaraan umum lainnya ialah untuk selalu waspada agar selalu terhindar dari tindak kejahatan dan hal-hal yang tidak diinginkan. Tanpa mabuk, perjalanan pasti lebih nyaman dan menyenangkan.


Penulis: Nanik Wijayanti
Editor: Firman Ghazali Akhmadi
whatsapp share top ten article
Loading...
Loading...

Komentar