PortalMadura.Com, Sumenep – Nata Kota Bangun Desa yang merupakan visi dan misi Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, A Busyro Karim dan Wakilnya, Achmad Fauzi, terus dilakukan.
Salah satunya, akan mempercantik sisi depan Masjid Jamik Keraton Sumenep dengan ‘Payung Raksasa’, seperti yang ada di Masjid Nabawi, Madinah, Al Munawarah.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya, Bambang Iriyanto, mengungkapkan, pembangunan Payung Raksasa merupakan program prioritas dalam rangka menata kota.
“Realisasinya tahun ini. Jadi, ada empat payung raksasa yang kayak di Masjid Madinah,” katanya, Selasa (4/4/2017).
Dijelaskan, setelah selesai dibangun, maka bus pariwisata akan dilarang parkir di depan masjid. “Semua transportasi wisatawan terpusat dibekas Taman Tajan Madura (Tajamara). Di sana ada rest area (tempat khusus),” ujarnya.
Sedangkan kebutuhan transportasi akan disediakan tersendiri. Misalnya, para wisatawan yang akan berkunjung ke Museum Keraton, Asta Tinggi atau tempat lain di seputaran kota.
Ditambahkan, untuk bekas bangunan Tajamara sendiri, juga akan dibangun seperti Taman Bunga (Taman Adipura). “Bedanya, ada rest area-nya (tempat khusus parkir),” urainya.
Untuk menyelesaikan program tersebut, anggaran telah dipersiapkan sebesar Rp 4,2 miliar. “Jadi, selain pembangunan payung, juga pembenahan bekas Tajamara,” tutupnya. (Hartono)