oleh

Sumenep Gelar Karapan Sapi Tanggapan Libatkan UMKM

PortalMadura.Com, Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar tiga kegiatan dalam satu tempat di Lapangan Giling- Bangkal, Sumenep, Rabu (25/9/2019).

Kegiatan tersebut adalah karapan sapi tanggapan yang merupakan agenda Visit Sumenep 2019.

Berbeda dengan karapan sapi pada umumnya, sepasang sapi ini diberi hiasan semenarik mungkin seakan sapi-sapi itu sedang menyambut tamu.

Ada 6 pasang sapi kerap yang diberi penghargaan oleh Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi.

Kemudian pemberian penghargaan kepada koperasi berprestasi serta lomba kuliner dari bahan dasar ketan.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Sumenep, Fajar Rahman menyampaikan, selain memperkenalkan lebih dekat kebudayaan Sumenep, seperti karapan sapi tanggapan yang hanya ada di Kecamatan Saronggi juga untuk meningkatkan kunjungan wisata ke Kabupaten Sumenep.

Selain itu, agar membawa peningkatan kelembagaan koperasi di Kabupaten Sumenep serta meningkatkan pengawasan dan pengembangan koperasi sehingga bisa berkembang dengan lebih baik.

Koperasi yang dilombakan terdiri dari KPRI (Koperasi Pegawai Republik Indonesia), dan koperasi lainnya sebanyak 145 yang telah melaksanakan RAP dan sudah menyerahkan laporan akhir tahun ke Dinas Koperasi Usaha Mikro Kabupaten Sumenep.

Loading...

Sedangkan untuk lomba kuliner terdiri dari 75 kelompok dari 68 beragam koperasi, 5 wirausaha muda dan UMKM.

Wabup Sumenep, Achmad Fauzi, Kadis Koperasi dan UMKM Sumenep, Fajar Rahman dan pelaku UMKM (Foto. Nanik Dwi Jayanti/ @portalmadura.com)

Sementara, Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi menyampaikan, kegiatan sengaja dijadikan satu agar tidak menguras tenaga. Ada sapi tanggapan, ada pembinaan pengawasan, penghargaan koperasi berprestasi yang dilombakan masakan-masakan.

Pihaknya berharap, dengan pemberian pembinaan dan penghargaan serta lomba ini bisa membuat koperasi di Kabupaten Sumenep tetap eksis bahkan semakin maju.

Direncanakan, untuk mendorong dan mendukung hasil UMKM lokal, pihaknya akan mengadakan regulasi terhadap retail-retail agar juga bisa menerima produk UKM lokal dengan syarat packaging yang bagus, dan perizinan harus lengkap.

“Ke depan langkah-langkah kita, kita coba verifikasi bagaimana pengemasan ini bisa lebih baik ke depannya, misalnya terlibatnya dinas perdagangan dalam pembuatan packaging yang saat ini sudah mulai berinovasi,” tandasnya.(*)


Penulis : Nanik Dwi Jayanti
Editor : Nurul Hijriyah
whatsapp share top ten article
Loading...
Loading...

Komentar