oleh

Sumenep Tunjukkan Kreasi Literasi dalam Pameran Inovasi Pendidikan

PortalMadura.Com, Sumenep – Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar pameran tematik berupa inovasi dan literasi dalam rangkaian kegiatan Hari Guru Nasioanal (HGN) dan peringatan HUT ke 74 PGRI, Senin (2/12/2019) malam.

Pameran tersebut diikuti oleh seluruh instansi pendidikan di Kabupaten Sumenep. Selain itu juga ada organisasi guru dan K3S.

Sebanyak 40 stan menghiasi sepanjang jalan depan Labang Mesem Sumenep. Stan tersebut terdiri dari 10 stan SD, 10 stan SMP, 10 stan PGRI dan 10 stan PKBM.

Di pameran itu, masing-masing stan menunjukkan hasil kreasi dan inovasi yang dimiliki.

Pada momen ini beberapa pentas seni yang pernah mendapat juara dari berbagai sekolah TK dan SMP ditampilkan untuk memeriahkan malam itu.

Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, Bambang Irianto mengatakan, ini merupakan upaya mengangkat inovasi baru dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Sumenep. Sehingga, pendidikan di Kabupaten Sumenep berada dalam taraf yang lebih tinggi dari sebelumnya.

“Salah satu upaya yang dilakukan Dinas Pendidikan melalui hari guru nasional ini, guru diharapkan untuk lebih meningkatkan kompetensinya dan keluar dari zona nyaman demi meningkatkan mutu pendidikan,” katanya.

Pihaknya juga telah bekerja sama dengan Bank Jatim untuk meluncurkan smart card sebagai upaya memberikan pembelajaran tidak hanya guru tapi juga bagi siswa. Dengan ini murid akan terbiasa menabung.

“Untuk itu, ini menjadi penting bagi seluruh pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan agar terus bekerja sama menyukseskan program-program dan inovasi dalam memajukan dan meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Sumenep,” ujarnya.

Loading...
Wabup Sumenep, Achmad Fauzi, saat mengunjungi salah satu stan (Foto: Nanik Dwi Jayanti)

Di samping itu, Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, yang sekaligus membuka kegiatan tersebut meminta kepada dewan guru agar selalu memotivasi para siswanya untuk gemar membaca terlebih di zaman teknologi ini.

“Inilah tugas seorang guru bagaimana anak-anak ke depan ini mampu memiliki minat baca yang kuat. Memotivasi bagaimana membaca dijadikan sebuah hal yang sederhana,” jelasnya.

Menurutnya, mereka bisa memulai untuk memberikan buku bacaan di setiap tempat dalam rumah. Kemudian, memberikan batasan penggunaan gadget pada anak-anak.

“Karena dengan membaca terisi ke otak lebih cepat dan akan lebih cepat menyimpan di memori otak kita daripada mendengarkan,” terangnya.

Dikatakan, budaya literasi sangat perlu untuk dipikirkan agar bisa menjadi kesederhanaan sehari-hari demi kecerdasan anak-anak ke depan.

“Semoga guru selalu berinovasi, melakukan yang terbaik sehingga anak didiknya menjadi orang-orang yang handal, generasi-generasi yang unggul,” harapnya.

Turut hadir dan menyaksikan hasil kreasi serta inovasi para guru di setiap stan pameran tersebut adalah Bupati Sumenep, A Busyro Karim, Sekda Sumenep, Edy Rasiyadi dan OPD Sumenep. (*)


Penulis : Nanik Dwi Jayanti
Editor : Nurul Hijriyah


Berita PortalMadura
Loading...

Komentar