<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Desa Pagar Batu &#8211; PortalMadura.com</title>
	<atom:link href="https://portalmadura.com/tag/desa-pagar-batu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://portalmadura.com</link>
	<description>Situs Berita Madura Terkini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 Sep 2020 13:14:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://portalmadura.com/wp-content/uploads/2024/10/cropped-Logo-PortalMadura-1-32x32.webp</url>
	<title>Desa Pagar Batu &#8211; PortalMadura.com</title>
	<link>https://portalmadura.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tujuh Desa Lockdown, Warga Tunggu Bantuan Kebutuhan Hidup dari Pemerintah</title>
		<link>https://portalmadura.com/tujuh-desa-lockdown-warga-tunggu-bantuan-kebutuhan-hidup-dari-pemerintah-242068/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/tujuh-desa-lockdown-warga-tunggu-bantuan-kebutuhan-hidup-dari-pemerintah-242068/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Sep 2020 05:13:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Madura]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kebun Dadap Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kebun Dadap Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Langsar]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Pagar Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Saroka]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Tanah Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Tanjung]]></category>
		<category><![CDATA[Lockdown]]></category>
		<category><![CDATA[Saronggi Lockdown]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalmadura.com/?p=242068</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/tujuh-desa-lockdown-warga-tunggu-bantuan-kebutuhan-hidup-dari-pemerintah-242068/">Tujuh Desa Lockdown, Warga Tunggu Bantuan Kebutuhan Hidup dari Pemerintah</a></p>
<p>PortalMadura.com, Sumenep &#8211; Tujuh desa di Kabupaten Sumenep, madura, Jawa Timur, dinyatakan lockdown sejak Senin...</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/tujuh-desa-lockdown-warga-tunggu-bantuan-kebutuhan-hidup-dari-pemerintah-242068/">Tujuh Desa Lockdown, Warga Tunggu Bantuan Kebutuhan Hidup dari Pemerintah</a></p>
<p><strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a>, <a href="https://portalmadura.com/berita-madura/sumenep/">Sumenep</a></strong> &#8211; Tujuh desa di Kabupaten Sumenep, <a href="https://portalmadura.com/berita-madura/">madura</a>, Jawa Timur, dinyatakan <em>lockdown</em> sejak Senin (21/9/2020) sampai Minggu (4/10/2020).</p>
<p>Tujuh desa itu, Desa Saroka, Kebun Dadap Barat, Kebun Dadap Timur, Tanah Merah, Langsar, Tanjung, dan Pagar Batu, Kecamatan Saronggi, Sumenep.</p>
<p>Salah seorang warga, Fadel Abu Aufa memahami <em>lockdown</em> adalah penutupan akses dan terhentinya semua aktivitas masyarakat.</p>
<p>&#8220;Saya mendengarnya seperti itu. Kalau <em>lockdown</em> berarti segala kebutuhan warga ditanggung pemerintah. Tidak hanya manusia, pakan hewanpun begitu. Tapi, sampai sekarang <em>gak</em> ada bantuan apapun dari pemerintah,&#8221; katanya, Selasa (22/9/2020).</p>
<p>&#8220;Warga menunggu bantuan itu,&#8221; sambungnya menegaskan.</p>
<p>Pihaknya tidak mempersoalkan<em> lockdown</em>, namun dampak dan konsekuensinya tentu pemerintah wajib hadir di tengah masyarakat.</p>
<p>&#8220;Masyarakat desa tidak paham soal <em>lockdown</em>. Kehadiran pemerintah itu sangat dibutuhkan,&#8221; tandas pria yang juga pengelola wisata Pantai ekasoghi.</p>
<p>Sementara, Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S menjelaskan, hasil rapat koordinasi bersama Tim Satgas Covid-19 dan Forkopimda, <em>lockdown</em> diterapkan karena kasus Covid-19 di wilayah Saronggi dinilai tinggi.</p>
<p>&#8220;<em>Lockdown</em> itu hanya membatasi aktivitas warga. Kalau bantuan kepada semua warga tidak ada. Yang ada hanya suplemen multivitamin bagi mereka yang terpapar,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Warga yang daerahnya masuk wilayah <em>lockdown</em>, masih bisa keluar masuk untuk memenuhi kebutuhannya. &#8220;Boleh tidaknya itu tergantung pada tingkat kebutuhan dan tentu seizin petugas di sana,&#8221; urainya.</p>
<p>Pantauan di lokasi simpang tiga Jalan Raya Kecamatan Saronggi yang menjadi pintu masuk utama ke wilayah tujuh desa tersebut dijaga ketat oleh petugas gabungan. Akses jalan diberi palang bambu.</p>
<p>Warga pendatang atau masyarakat luar daerah diminta putar balik oleh petugas jaga di Posko Siaga Antisipasi Penyebaran Covid-19 Pembatasan Skala Kecamatan.</p>
<p>Sementara, dari peta sebaran Covid-19 Kabupaten Sumenep per tanggal 20 September, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kecamatan Saronggi mencapai 36 orang. Enam di antaranya meninggal dunia, 21 orang sembuh.(*)</p>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/tujuh-desa-lockdown-warga-tunggu-bantuan-kebutuhan-hidup-dari-pemerintah-242068/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
