oleh

Tak Punya Waktu Pergi ke Salon? Yuk Coba Pedicure Sendiri di Rumah

PortalMadura.Com – Sebenarnya, perawatan tubuh itu tidak hanya soal wajah dan rambut saja, merawat kakipun juga perlu dilakukan, guys. Pasalnya, kesehatan kaki bisa mencerminkan kesehatan tubuh Anda.

Pada umumnya seseorang melakukan perawatan kaki dengan pedicure di klinik kecantikan atau salon. Sebagian dari mereka menganggap bahwa dengan pergi ke salon hasilnya akan memuaskan.

Tapi, jika Anda salah satu orang yang tidak punya cukup waktu dan biaya untuk pergi ke tempat tersebut, Anda tetap bisa melakukan di rumah. Ini merupakan salah satu alternatif terbaik untuk merawat kaki Anda.

Sebelum itu dilakukan, ada baiknya Anda mengetahui dampak negatif pedicure di salon. Berikut penjelasannya:

Dr. Jackie Sutera, ahli penyakit kaki di New York, dan dr. Ella Toombs, dermatolog di Washington DC dan Crystal Clements, menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang harus Anda ketahui mengenai pedicure di salon, yaitu:

1. Jet di pusaran air bak dapat menyimpan bakteri dan jamur. Jika kulit tidak sengaja tergores selama pedicure, Anda bisa mendapatkan infeksi bakteri dari kontak dengan bakteri pelanggan sebelumnya yang terdapat dalam bak.

2. Peralatan logam yang dipakai oleh salon belum tentu steril, karena alat tersebut tidak hanya dipakai untuk satu orang. Beberapa salon mungkin menggunakan sinar ultraviolet untuk membersihkan alat, namun hal tersebut tidak dapat membunuh mikro organisme 100%. Alat-alat harus direndam dalam suhu tinggi selama 6 jam dan digosok. Jadi, membersihkan alat menggunakan sinar UV dalam beberapa menit tentu tidak akan membuat alat tersebut steril.

3. Ketika salon melakukan promo, tentunya salon akan ramai sehingga sedikit kemungkinan dilakukannya sanitasi menyeluruh pada bak mandi dan pada alat-alat pedicure antara klien satu ke klien lainnya.

Lantas, bagaimana cara pedicure di rumah?. Yuk simak caranya di bawah ini:

Sebelum memulai pedicure di rumah, ada beberapa hal yang harus Anda persiapkan terlebih dahulu, di antaranya:

Kutek dan pembersih kutek (aseton)
Sikat khusus kaki
Pengikir dan pengilap kuku
Gunting kuku
Pendorong kutikula
Kapas
Krim kutikula
Handuk
Air
Baskom/ember
Sabun
Garam
Minyak esensial sesuai selera
Pelembap

Loading...

Setelah semua alat terkumpul semua, berikut ini cara pedicure yang bisa Anda coba di rumah:

Pertama, cuci kaki Anda terlebih dahulu dengan sabun dan air sampai bersih. Jika Anda memakai kutek, jangan lupa hapus kutek yang menempel di kuku dengan menggunakan kapas dan cairan pembersih kutek.

Isi baskom ataupun ember dengan air hangat. Lalu tambahkan beberapa tetes minyak esensial dengan varian aroma yang Anda sukai dan satu sendok teh garam. Setelah itu, rendam kaki Anda selama 10-15 menit. Gosokan perlahan dan bersihkan kaki kuku Anda dengan sikat khusus yang berbulu halus.

Pijat kaki Anda dengan batu apung alami untuk menghilangkan sel-sel mati (terutama pada bagian kaki yang dipakai berjinjit, bagian sisi kaki, serta tumit). Lalu keringkan dengan handuk.

Gunting kuku Anda dan bersihkan kotoran di dalam kuku (karena kuku telah dibasahi oleh air, maka kuku akan menjadi lembut dan mudah untuk dipotong dan dibersihkan). Pastikan Anda memotong lurus dan tidak memotong sudut kuku terlalu pendek, karena hal tersebut bisa menyebabkan kuku kaki tumbuh ke dalam. Setelah itu, kikir dengan menggunakan pengikir kuku sesuai dengan bentuk yang Anda inginkan.

Oleskan krim kutikula pada dasar kuku, gosok di atas kuku dan pijat perlahan. Dorong kembali kutikula secara melingkar dan perlahan dengan menggunakan pendorong kutikula. Anda juga dapat menggunakan minyak zaitun selain krim kutikula.

Setelah berbagai cara pedicure di atas sudah Anda lakukan, bersihkan lagi kaki Anda. Lalu tepuk perlahan dengan handuk hingga kering (pastikan sela-sela jari kaki Anda juga kering). Jangan lupa, pakai pelembap agar kulit serta kuku Anda terhidrasi dengan baik.

Agar kuku kaki tampak lebih indah, Anda bisa mengoleskan kutek. Namun, pastikan jika Anda memilih kutek yang tidak mengandung racun adiktif seperti formaldehida, toulene, atau phthalates.

Baca: 9 Cara Perawatan Manicure dan Padicure Agar Tahan Lama

Gimana, sudah tahu kan bagaimana caranya melakukan pedicure sendiri di rumah. Selamat mencoba. (hellosehat.com/Putri)



Komentar