oleh

Terbanyak Tahun Ini, 773 Mahasiswa Unija Sumenep Diwisuda

PortalMadura.Com, Sumenep – Pada sidang rapat terbuka, sebanyak 773 mahasiswa Universitas Wiraraja (Unija) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur diwisuda, Rabu (7/11/2018), di Graha Adipodai.

Mereka menyandang strata satu (S1) dengan berbagai macam disiplin keilmuan. Yakni, Kebidanan 34 orang, Keperawatan 114, Ilmu administrasi negara 146, Teknik Sipil 63 dan Pendidikan IPA 30 orang.

Selain itu, Agribisnis 45, Ilmu hukum 71, Akuntansi 92 dan Manajemen mencapai 178 orang.

Peserta wisuda strata satu Unija Sumenep (Foto. Nanik Dwi Jayanti)

Rektor Unija Sumenep, Sjaifurrachman menyampaikan, jumlah mahasiswa yang sudah tuntas pendidikannya dan diwisuda terbilang paling banyak untuk tahun ini.

“Mereka dari tujuh fakultas yang ada di lingkungan Unija,” katanya.

Pihaknya menekankan kepada para wisudawan-wisudawati agar menjaga etika dan moral serta memberikan yang terbaik buat bangsa, negara dan agama.

“Sebagai alumni adalah cerminan Unija, maka jagalah nama baik almamater, dimana berada harus berkontribusi sesuai dengan disiplin bidang keilmuannya masing-masing,” ujar Sjaifurrachman.

Para alumni Unija harus bangga dengan lembaganya. Sebab, Unija telah mampu mengukir berbagai prestasi. Status Unija, diakuinya telah mampu bersaing dengan universitas lain di Indonesia.

“Dari 369 perguruan tinggi negari dan swasta serta 59 diantaranya yang memiliki Fakultas Hukum adalah Unija. Dan Fakultas Hukum Unija inilah telah terakreditasi A,” ucapnya.

Pihak Unija tentu akan terus berusaha berbenah agar menjadi kampus terbaik, bukan hanya terbaik di Madura yang sudah disandang selama ini, tetapi Unija harus menjadi kampus terbaik di Jatim maupun di Indonesia.

Pihaknya juga mengingatkan, agar para wisudawan-wisudawati menghormati kedua orang tuanya, karena pencapaian sebagai sarjana strata satu merupakan wujud kontribusi besar dari kedua orang.

“Kontribusi orang tua sangat besar dan tak terhingga nilainya. Orang tua telah memberikan dukungan dana maupun yang berwujud motivasi. Maka, harus berterima kasih besar kepada orang tua,” katanya.

Menurutnya, sebagai alumni Unija harus jujur dan mau bekerja keras serta jangan pernah takut jatuh, karena orang yang tidak pernah memanjat itulah yang tidak akan pernah jatuh.

“Jangan pernah takut salah, kesalahan pertama adalah untuk dijadikan ilmu pengetahuan agar tidak berbuat kesalahan kedua kalinya,” tandas Sjaifurrachman mengutip sebuah pepatah.

“Ilmu pengetahuan atau pendidikan merupakan senjata paling ampuh untuk mengubah dunia,” tandasnya.

Rapat Senat Terbuka Unija Sumenep (Foto. Nanik Dwi Jayanti)

Terpantau hadir pada proses sidang rapat terbuka tersebut, selain seluruh civitas Unija, juga ada unsur Pemerintah Daerah Sumenep serta undangan VVIP lainnya.(Hartono)