oleh

Teriak #2018GantiStatus, Ratusan Honorer K2 Pamekasan Demo Kantor Bupati

PortalMadura.Com, Pamekasan – Ratusan honorer Kategori Dua (K2) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menggelar aksi unjuk rasa ke Kantor Bupati di Jalan Kabupaten, Kamis (20/9/2018).

Mereka menuntut pemerintah mengangkat honorer K-2 menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), sebab sebagian besar dari mereka telah lama mengabdi sebagai guru dan pegawai di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Beberapa tahun lalu, K2 telah dijanjikan untuk diangkat menjadi PNS. Tetapi, sampai sekarang tidak ada kejelasan, apalagi kami telah lama mengabdi,” kata salah satu orator aksi, Hambali di hadapan ratusan massa.

Menurutnya, pemerintah mengeluarkan kebijakan ketentuan rekrutmen CPNS yang justru tidak memihak kepada honorer K2, salah satunya adalah minimal usia 18 tahun dan maksimal usia 35 tahun. Sementara sebagian besar dari K2 telah melebihi usia maksimal tersebut lantaran telah lama mengabdi.

Loading...

“Kami minta Bapak Presiden Ir. Joko Widodo mencabut kebijakan yang tidak memihak kepada honorer K2 tersebut, dan memprioritaskan K2 untuk diangkat menjadi PNS,” tandasnya.

Dia meminta pemerintah daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) melakukan pressing kepada pemerintah pusat tentang keluhan para honorer K2 di bumi Gerbang Salam, akibat kebijakan yang tidak memihak tersebut.

Pantauan PortalMadura.com di lokasi, para honorer K2 melakukan aksi long march dari monumen Arek Lancor dengan berjalan kaki menuju Kantor Bupati di Jalan Kabupaten. Mereka meneriakkan tuntutannya agar diangkat menjadi abdi negara.

Massa aksi tidak bisa masuk semua ke halaman kantor bupati lantaran dihadang oleh aparat kepolisian di pintu gerbang. Tetapi, setelah mereka menyampaikan aspirasinya di luar, perwakilan mereka kemudian diperbolehkan masuk untuk menggelar audiensi dengan pihak terkait. (Marzukiy/Desy)



Komentar