PortalMadura.com

Ternyata, Praktik Prostitusi di Pamekasan Masih Marak

  • Senin, 19 Desember 2016 | 16:03
Ternyata, Praktik Prostitusi di Pamekasan Masih Marak

PortalMadura.Com, Pamekasan – Sejumlah ulama perwakilan pondok pesantren di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mendatangi kantor DPRD setempat seiring maraknya praktik prostitusi, Senin (19/12/2016).

Ulama dan tokoh masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Umat Islam Pamekasan (GUIP) tersebut menyebutkan bahwa terdapat sejumlah tempat yang sering dijadikan tempat mesum.

“Kami audiensi seperti ini mulai dari Kodim, Polres, Satpol PP dan sekarang ke Kantor DPRD supaya ditindak lanjuti,” ujar Koordinator GUIP, K. Abd. Aziz.

Hari Jadi Sumenep

Dikatakan Aziz, pihaknya meminta wakil rakyat bisa menjadi penyambung aspirasi masyarakat untuk meminimalisir tindakan prostitusi. Salah satunya dengan cara menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) tentang hal tersebut.

“Karena kalau tetap dibiarkan seperti ini, tindakan prostitusi tersebut akan semakin merajalela. Makanya, dewan juga perlu turun tangan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan, Apik mengaku sudah pernah membahasnya terkait raperda tersebut, tetapi masih menimbulkan kontroversi sehingga untuk sementara terpaksa dipending.

“Nanti kami bahas lagi, mulai kemarin terjadi perdebatan karena perbedaan pandangan,” pungkasnya. (Marzukiy/Putri)

Loading...
Advertisement
Iklan Murah

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional