PortalMadura.com

Terseret 7 Meter, Tiga Pemuda Tewas Dilindas Truk, Dua Jenazah Belum Dijemput Keluarga

  • Minggu, 5 Maret 2017 | 12:13
Terseret 7 Meter, Tiga Pemuda Tewas Dilindas Truk, Dua Jenazah Belum Dijemput Keluarga
Kecelakaan Truk dan sepeda motor Satria, (4/3/2017)
Loading...

PortalMadura.Com, Pamekasan – Tiga pemuda tewas dilindas truk di Jalan Raya Sumedangan Kecamatan Pademawu Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Minggu (4/3/2017) sekitar pukul 23.47 WIB.

Kronologi peristiwa nahas itu bermula saat tiga pemuda yang mengendarai sepeda motor Satria melaju dari arah timur dengan berbonceng tiga. Sementara truk yang bertuliskan PT. Dua Puteri Kedaton dari arah barat dengan laju lambat karena muatannya berat.

“Berdasarkan pengamatan kami, sepeda motor ini memakan jalan atau terlalu ke tengah karena kehilangan kendali. Sehingga menabraklah truk yang memuat abu batu itu,” terang Kasat Lantas Polres Pamekasan, AKP Sumaryanto melalui sambungan telponnya, Minggu (5/3/2017).

Setelah terjadinya tabrakan itu, ketiga korban kemudian terseret antara 5 hingga 7 meter di bawah truk, sehingga korban langsung tewas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan kondisi tubuh remuk. Bahkan, ada kepala korban yang pecah.

Pengemudi sepeda motor dengan nomor polisi M 6352 WN diketahui bernama Ahmad Nahroni (18) Desa Rombasan Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep. Sementara dua korban lainnya belum diketahui identitasnya.

Baca Juga:  Investor Bangun Pasar di Pamekasan Belum Jelas

Adapun pengemudi truk dengan nomor polisi M 9248 UA tersebut bernama Badri (48) warga Desa Madurejo Kecamatan Sampo Makmur Kabupaten Banjar yang kini tengah menjalani pemeriksaan polisi.

“Kami tetap melakukan penyelidikan atas sopir truk yang ada, tadi malam kami langsung melakukan oleh TKP (Tempat Kejadian Perkara). Untuk sementara menurut pengamatan saya sebagai petugas, yang lemah itu, yang lemah lho ya mas dari pihak sepeda motor,” terangnya.

Untuk mendalami peristiwa ini, pihaknya akan memeriksa sejumlah saksi untuk dimintai keterangan, sehingga diketahui kejadian yang sebenarnya untuk proses hukum lebih lanjut.

Menurutnya, petugas sempat kesulitan mengungkap identitas korban saat kejadian. Sebab, ketiganya tidak membawa identitas sama sekali yang bisa menunjukkan daerah asal korban.

Diketahuinya identitas pengemudi sepeda motor tersebut karena di saku korban ada selembaran undangan manten. Berbekal undangan tersebut, petugas langsung menghubungi Polsek Prenduan Pragaan untuk mengecek kebenarannya.

Baca Juga:  Jalan Rusak, Warga Ramai-ramai Galang Sumbangan

“Sehingga diketahuilah identitas satu korban itu, sementara keduanya masih belum (diketahui) mas. Untuk barang bukti, baik truk maupun sepeda motor kita amankan di Kantor Lalu Lintas,” jelasnya.

Sayangnya, sepeda motor protolan yang dikendarai ketiga korban itu sampai sekarang belum ada surat-suratnya.

“Untuk satu korban jenazahnya sudah dibawa pulang oleh pihak keluarga. Sementara kedua jenazah masih berada di kamar mayat RSUD Pamekasan karena belum ada pihak keluarga yang menjemput,” pungkasnya.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun PortalMadura. Com, identitas korban masing-masing bernama Fikri, mahasiswa semester 2 Instika asal Prenduan, Pragaan, Ahmad Nahroni, siswa Madradah Aliyah Tahfidz (MAT) Annuqayah asal Rombesen, Pragaan dan Wahed, siswa SMA Annuqayah asal Desa Aeng Panas, Pragaan Sumenep. (Marzukiy/har)

Loading...
Advertisement
Iklan Murah

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional