PortalMadura.Com, Pamekasan – Rencana tes urine untuk siswa di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur dipastikan tidak akan merata. Pasalnya, setiap lembaga pendidikan hanya akan diambil sebagian dari sekian siswa yang ada di lembaga tersebut.
Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Pamekasan, Holil Asy’ari mengungkapkan, pihaknya tengah menunggu kesiapan dari lembaga pendidikan yang telah mengajukan siswanya untuk dilakukan tes urine.
“Sistemnya mungkin setiap lembaga pendidikan hanya mengambil sampel saja, mungkin puluhan siswa. Beberapa bulan lalu, kami sudah datang ke beberapa sekolah tingkat SLTA untuk pembentuan Satgas P4GN. Sehingga, kami menunggu dari sekolah kapan tes urine itu akan dilakukan,” ungkapnya, Senin (2/11/2015).
Pihaknya pernah melakukan tes urine di sebuah lembaga pendidikan tingkat atas di Kecamatan Pasean. Namun, hasilnya belum keluar dari tim yang telah dibentuk oleh BNK. Jika nantinya ditemukan siswa yang positif mengkonsumsi narkoba, pihaknya akan berkoordinasi dengan kepolisian dan pihak sekolah.
“Harus ada peran serta dari semua lini, mulai orang tua, masyarakat dan pihak sekolah untuk menjaga anak-anak agar tidak terjerumus ke lubang narkoba,” harap dia.(Marzukiy/har)