oleh

TNI dan Polri akan Tindak Mobilisasi Massa Sebelum Hasil Final KPU

PortalMadura.Com, Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menegaskan bakal membubarkan aksi mobilisasi massa yang dilakukan pihak manapun untuk merayakan kemenangan hasil Pemilu 2019.

Tito juga mengaku telah memerintahkan seluruh jajarannya di daerah untuk segera menindak jika ada aksi pengerahan massa.

“Kemarin juga kita bubarkan dari pendukung dua pasangan yang melakukan mobilisasi dua-duanya kita bubarkan,” ujar Tito di Kemenkopolhukam, Jakarta pada Kamis kemarin.

Tito mengimbau semua pihak untuk menghargai proses penghitungan hasil Pemilu 2019 yang tengah dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Dia mengingatkan TNI dan Polri memiliki kemampuan deteksi dini kepada pihak yang ingin melakukan aksi pengerahan massa dan mengganggu keamanan dan ketertiban Masyarakat. dilaporkan Anadolu Agency, Jumat (19/4/2019).

“Kita memahami kalau ada gerakan dan kita akan melakukan langkah sesuai aturan yang berlaku,” tegas dia.

Kata dia, tingkat partisipasi Pemilu pada Tahun ini mencapai 80 persen atau sekitar 180 juta orang yang ikut memilih.

Hal itu menunjukkan bahwa siapapun calon Presiden dan calon wakil Presiden terpilih mendapatkan kredibilitas dan dukungan rakyat tertinggi.

“Langkah inkondisional melawan kehendak rakyat itu sama saja mengkhianati keinginan rakyat dan TNI/Polri akan menjaga hal itu,” jelas dia.


Anadolu Agency
Sumber : Anadolu Agency

Komentar