oleh

Tunggakan Dinkes Sumenep ke PMI Capai Rp 73 Juta

PortalMadura.Com, Sumenep – Tunggakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur kepada Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Sumenep mencapai Rp 73 juta.

“Tunggakan Dinkes ke PMI sudah mencapai 73 juta rupiah. Belum termasuk tunggakan pada bulan Agustus hingga bulan Oktober ini,” tegas Kurniadi Wijaya, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sumenep, pada PortalMadura.Com, Sabtu (18/10/2014).

Ia menepis tudingan Dinas Kesehatan (Dinkes) jika pihaknya dinilai tidak proaktif untuk melakukan koordinasi seputar pembiyaan kantong darah bagi pasien keluarga miskin. “Foto copy bukti-bukti tagihan baik kepada Dinkes maupun Rumah Sakit sudah siap. Kami sudah bekerja,” terangnya.

Pihak PMI, sambungnya,  setiap bulan telah melakukan tagihan untuk Biaya Penggantian Pengelolaan Darah (BPPD). Namun, pihak Dinkes justru selalu menunda pembayaran hingga 1 sampai 2 bulan. “Kalau Rumah Sakit lebih lama lagi. Menunda antara 3 sampai 4 bulan,” tandasnya.

Bahkan, tagihan ke Rumah Sakit sejak bulan Juli 2013 belum dibayarkan. “Penundaan pembayaran ini sudah lebih satu tahun. Jika seperti ini, dari mana kami bisa melakukan pembelian kantong darah. Sedangkan kepada agent laboratorium harus dibayar kontan dengan nilai ratusan juta rupiah,” urainya.

Untuk itu, dia berharap kepada semua pihak agar introspeksi dan tidak saling klaim atau menyalahkan satu sama lain. PMI merupakan lembaga sosial yang murni membantu program pemerintah. Dinkes Akui Uang Darah Ngendon.(htn)



Komentar