oleh

Ulangi Pelanggaran Serupa, Madura United FC Dijatuhi Sanksi

PortalMadura.Com – Skuat Madura United FC yang sedang menjalani kompetisi Shopee Liga 1 2019 dijatuhi sanksi kembali.

Hasil sidang Komite Disiplin (Komdis) PSSI, Selasa 20 Agustus 2019, Madura United FC disebut melakukan pelanggaran berupa pelemparan botol (pengulangan).

Hal tersebut terjadi pada laga Madura United FC vs Persija Jakarta, 16 Agustus 2019. Madura United FC dijatuhi hukuman denda sebesar Rp75 juta.

Nilai denda tersebut lebih besar dari hasil sidang Komite Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Komdis PSSI), Rabu, (14/8/2019) dengan jenis pelanggaran yang sama berupa pelemparan botol. Nilai denda Rp30 juta.

Baca Juga : Gara-gara Lemparan Botol, Madura United Kena Sanksi Lagi

Berikut jenis pelanggaran, denda dan sanksi bagi klub Liga 1 2019, hasil sidang Komite Disiplin (Komdis) PSSI, Selasa 20 Agustus 2019.

1. Ofisial Borneo FC, Sdr. Dandri Dauri

– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: Borneo FC vs PSS Sleman
– Tanggal kejadian: 4 Agustus 2019
– Jenis pelanggaran: Masuk ke dalam lapangan serta protes berlebihan terhadap wasit
– Hukuman: Denda Rp. 25 juta.

2. Persipura Jayapura

– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: PSIS Semarang vs Persipura Jayapura
– Tanggal kejadian: 6 Agustus 2019
– Jenis pelanggaran: 5 kartu kuning dalam satu pertandingan
– Hukuman: Denda Rp. 50 juta.

3. Persebaya Surabaya

– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: Persebaya Surabaya vs Madura United FC
– Tanggal kejadian: 10 Agustus 2019
– Jenis pelanggaran: Pelemparan botol (pengulangan)
– Hukuman: Denda Rp. 75 juta.

4. Persipura Jayapura

– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: Persipura Jayapura vs Kalteng Putra
– Tanggal kejadian: 14 Agustus 2019
– Jenis pelanggaran: Penyalaan kembang api
– Hukuman: Denda Rp. 45 juta. (pengulangan)

Loading...

5. Pemain PS Barito Putera, Rafael Feital Da Silva

– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: PSM Makassar vs PS Barito Putera
– Tanggal kejadian: 14 Agustus 2019
– Jenis pelanggaran: Melanggar fair play
– Hukuman: Larangan bermain sebanyak 1 (satu) pertandingan (tambahan sanksi Komite
Disiplin PSSI)

6. Ofisial PS Barito Putera, Yunan Helmi

– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: PSM Makassar vs PS Barito Putera
– Tanggal kejadian: 14 Agustus 2019
– Jenis pelanggaran: Protes berlebihan terhadap wasit
– Hukuman: Teguran keras

7. Pemain Persib Bandung, Sdr. Hariono

– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: Persib B andung vs Borneo FC
– Tanggal kejadian: 14 Agustus 2019
– Jenis pelanggaran: Melanggar fair play
– Hukuman: Larangan bermain sebanyak 1 (satu) pertandingan (tambahan sanksi Komite
Disiplin PSSI)

8. PSS Sleman

– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: PSS Sleman vs Persela Lamongan
– Tanggal kejadian: 15 Agustus 2019
– Jenis pelanggaran: 6 KK dalam satu pertandingan
– Hukuman: Denda Rp. 50 juta.

9. Arema FC

– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: Arema FC vs Persebaya Surabaya
– Tanggal kejadian: 15 Agustus 2019
– Jenis pelanggaran: Pelemparan botol dan penyalaan flare (pengulangan)
– Hukuman: Denda Rp. 150 juta.

10. Semen Padang FC

– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: Semen Padang FC vs PSIS Semarang
– Tanggal kejadian: 16 Agustus 2019
– Jenis pelanggaran: Penyalaan flare (pengulangan)
– Hukuman: Denda Rp. 150 juta.

11. Madura United FC

– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: Madura United FC vs Persija Jakarta
– Tanggal kejadian: 16 Agustus 2019
– Jenis pelanggaran: Pelemparan botol (pengulangan)
– Hukuman: Denda Rp. 75 juta.

(*)

Komentar