oleh

UNICEF: Pelajar Indonesia Menangi Lomba Komik Internasional

PortalMadura.Com, Jakarta – Seorang pelajar asal Indonesia bernama Rizka Raisa Fatimah Ramli, berusia 17 Tahun asal Makassar, menjuarai lomba komik dunia yang diselenggarakan oleh UNICEF dan Comics Uniting Nations.

Lomba tersebut berdasarkan keterangan dari UNICEF, Rabu, bertujuan untuk menjaga anak-anak dan remaja dari kekerasan di dalam dan di luar sekolah.

Rizka dalam lomba tersebut membuat tokoh bernama Cipta, seorang pahlawan super yang memberikan anak-anak buku sketsa untuk menggambar benda-benda yang kemudian menjadi nyata untuk menghentikan kekerasan dan intimidasi.

“Saya membuat Cipta untuk menarik perhatian pada kekerasan dan perundungan (bullying) yang dihadapi anak-anak di Indonesia dan juga seluruh dunia,” ungkap Rizka. dilaporkan Anadolu Agency, Rabu (9/1/2019).

Rizka menambahkan bahwa melalui gambar, dia merasa lebih hidup dan punya kendali atas pelaku bullying.

“Saya berharap bisa menginspirasi banyak orang terutama anak-anak untuk menceritakan kisah mereka,” ujar dia.

Apabila anak-anak tidak dapat mengatakan secara langsung tentang kekerasan yang dialami, Rizka mendorong mereka untuk mengatakannya melalui gambar.

UNICEF dan Comics Uniting Nations meluncurkan lomba komik Internasional tersebut pada Oktober 2018 lalu untuk mengajak anak-anak dan remaja menciptakan superhero komik agar dapat mengalahkan The Silence (Sang Senyap).

The Silence merupakan karakter supranatural yang menggunakan kekuatan untuk menghentikan anak-anak yang ingin berbicara dan mengambil tindakan melawan kekerasan di sekitar sekolah.

UNICEF menginformasikan hampir 3.600 karya dari 130 Negara yang dikirim untuk mengikuti lomba tersebut. Pemenang ditentukan dari 23 ribu suara yang ikut memilih di situs web.

Direktur Komunikasi UNICEF Paloma Escudero mengatakan jumlah karya yang diterima sangat luar biasa dan membawa pesan yang kuat bahwa anak-anak dan remaja ingin memecah kesenyapan terhadap kekerasan dan intimidasi di sekolah.

Menurut dia, perkelahian dan intimidasi hingga pelecehan seksual serta hukuman fisik dan kekerasan di dalam dan sekitar sekolah dapat memiliki konsekuensi jangka panjang yang menghancurkan anak-anak.

“Selamat kepada Rizka atas desain juaranya. Karyanya akan menginspirasi ribuan siswa untuk berbicara dan membantu mengakhir kekerasan di dalam dan sekitar sekolah,” ungkap Escudero.

Escudero mengatakan Rizka selanjutnya berkolaborasi dengan tim profesional untuk menghasilkan buku komik lengkap yang menampilkan Cipta.

“Komik itu nantinya akan dipamerkan kepada pemimpin dunia di Forum Politik Tingkat Tinggi tentang pembangunan berkelanjutan di markas PBB, New York, Juli mendatang,” jelas dia.

Selain itu, komik karya Rizka menurut dia, akan didistribusikan ke sekolah-sekolah dan anak-anak di seluruh dunia. (AA)



Dapatkan Aplikasi PortalMadura.com

aplikasi portal madura
spt tahuna