oleh

Usir Wartawan, KJS “Sudah Layak Untuk Menempuh Jalur Hukum”

PortalMadura.Com, Sumenep – Wartawan yang tergabung di Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) Madura, Jawa Timur menunggu permohonan maaf dari oknum anggota DPRD Sumenep, Masdawi yang melakukan “Pengusiran” kepada pelaku media di ruang komisi B.

“Saya tunggu permohonan maaf itu secara terbuka, dalam waktu 2×24 jam, terhitung sejak Kamis (12/3). Jika tidak ada respon, sudah layak untuk menempuh jalur hukum,” tegas Ketua KJS, Abd Rahiem, pada PortalMadura.Com, Rabu (11/3/2015).

Wartawan Group MNCTV ini menyayangkan sikap oknum anggota dewan dari Demokrat tersebut.

“Dia itu (Masdawi, red) sudah berpendidikan, tapi kenapa harus bersikap tidak wajar pada wartawan,” ujarnya.

Pihaknya juga akan melakukan klarifikasi terlebih dahulu dengan pihak DPRD Sumenep. “Klarifikasi itu, akan kami temui pimpinan dewan dan pimpinan komisi. Apa sebenarnya yang terjadi diinternal DPRD, karena selama ini tidak ada masalah,” ucapnya.

Kasus pengusiran yang menimpa wartawan harian itu dinilai akan merusak komunikasi pihak wartawan yang selama ini bertugas di kantor DPRD.

Sebelumnya, anggota Komisi B, DPRD Sumenep, Masdawi mengusir sejumlah wartawan harian saat mau konfirmasi tentang anjloknya harga rumput laut ke Ketua Komisi B, Nurus Salam, Selasa (10/3/2015).

Saat hendak mewawancarai Ketua Komisi B, Nurus Salam, sejumlah awak media dikagetkan dengan lontaran kata-kata tidak enak dari salah seorang anggota Komisi B, Masdawi.

Dalam kata-katanya, ketua Fraksi Partai Demokrat itu melarang wartawan mewawancarai siapapun di ruang Komisi B, bahkan jika mau wawancara harus dilakukan diluar Komisi atau di ruangan Fraksi. (Hartono)



Komentar