oleh

VIDEO-Dini Hari, Hantu Kebaya Merah Muncul di Jalan Raya

PortalMadura.Com – Tak akan ada habisnya berbicara munculnya hantu yang bisa saja terjadi di sekitar kita. Percaya atau tidak, kembali pada masing-masing pribadi kita. Namun, kita yakini bahwa Allah SWT juga menciptakan makhluk halus yang tidak semua orang diberi kemampuan untuk melihatnya dengan mata telanjang.

Baru-baru ini, warganet dihebohkan dengan sebuah video yang diunggah keberbagai media sosial dengan munculnya sesosok makhluk di pinggir jalan dengan mengenakan Kebaya Merah yang terekam oleh kamera profesional. Pada video berdurasi 1 menit itu nampak muncul hingga 4 kali.

Hantu itu disebut Kuntilanak, orang Malaysia menyebutnya ‘Pontianak’. Hantu itu berpakaian kebaya merah dengan rambut terurai panjang. Video direkam pada pukul 3 dini hari, tanggal 28 Maret 2018.

Video Penampakan Hantu Kebaya Merah Hingga 4 Kali

Penelusuran PortalMadura.Com, Kamis (29/3/2018), lokasi perekaman Hantu Kebaya Merah tersebut di sekitaran Karawang, Telok Bahang, Malaysia.

Hantu tersebut terekam pada saat pembuatan film “The Legend Of Pontianak”. Salah satu pemeran film tersebut adalah Nur Fazura Sharifuddin. Hantu Kebaya Merah itu, media lokal menyebutkan menyerupai Nur Fazura yang memerankan wanita vampir.

Vampir adalah tokoh dalam mitologi dan legenda yang hidup dengan memakan intisari kehidupan (biasanya dalam bentuk darah) dari makhluk hidup lain.

Melansir dari laman suria.my, Fazura mengatakan, pengalaman menyeramkan itu terjadi saat dirinya sedang menjalani proses pengambilan gambar di Hulu Langat.

“Saya sendiri bila datang set bulu roma saya naik. Saya pun pernah tengok hantu datang set tengok saya berlakon. Pontianak (kuntilanak, red) itu pakai baju yang saya pakai hari itu dengan rambut panjangnya tengok saya berlakon dari jauh,” jelasnya.

Memang menyeramkan. Selama proses pembuatan film “The Legend Of Pontianak” tersebut, Remy Ishak salah satu pemain film juga mengalami pengalaman menyeramkan. Saat menghayati skrip film itu sempat melihat bayangan kuntilanak (Pontianak).(Hartono)

Loading...