PortalMadura.com–Dunia musik underground Indonesia berduka setelah vokalis band punk Romi & the jAhats, Romi “Jahat”, meninggal dunia pada Selasa (10/2). Kabar duka ini tersebar luas melalui unggahan resmi media sosial band pada pagi hari.
Sehari sebelumnya, pihak manajemen band telah mengumumkan pembatalan sejumlah jadwal pertunjukan lantaran kondisi kesehatan Romi yang memburuk. Keputusan itu menjadi pertanda terakhir sebelum kepergian sang vokalis yang dikenal dengan vokal lantang dan lirik kritisnya.
Romi & the jAhats dikenal sebagai salah satu band punk yang konsisten menyuarakan kritik sosial melalui musik. Lagu-lagu mereka kerap mengangkat isu ketimpangan, keadilan, dan semangat perlawanan terhadap ketidakberesan. Gaya bermusik yang keras namun jujur menjadikan band ini memiliki tempat khusus di hati penggemar musik independen Tanah Air.
Kepergian Romi “Jahat” meninggalkan jejak mendalam bagi komunitas musik punk nasional. Banyak musisi dan penggemar yang mengunggah ucapan belasungkawa di media sosial, mengenang sosoknya sebagai pejuang musik yang tak pernah kompromi dengan idealisme.
Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga belum mengumumkan detail penyebab meninggal dunia maupun jadwal pemakaman. Keluarga besar Romi & the jAhats meminta doa dan privasi untuk mengurus prosesi terakhir sang vokalis.
Selamat jalan, Romi “Jahat”. Suaramu akan terus menggema dalam setiap dentuman gitar punk yang membangkitkan semangat perlawanan.
Baca Juga:





