PortalMadura.Com, Pamekasan – Wakil Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Kholil Asy’ari memberikan arahan dalam pertemuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi Islam se Jawa Timur di Pendopo Agung Ronggosukowati Pamekasan, Sabtu (24/2/2018).
Sebagai tuan rumah pada pertemuan mahasiswa dalam hal ini pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Mahasiswa (Dema) dari Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) se Jawa Timur itu adalah Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Khairat.
“Mahasiswa harus mempersiapkan diri dari sekarang menghadapi masa yang akan datang supaya tidak termakan oleh zaman. Karena pemuda dalam hal ini mahasiswa adalah penerus banga dan negara,” ujar Wabup Pamekasan, Kholil Asy’ari dalam sambutannya.
Mantan Ketua DPRD Pamekasan ini menambahkan, tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia sekarang sangat komplek. Oleh karena itu, jika para pemudanya tidak mempersiapkan diri menghadapi zaman digital tersebut, maka kemunduran akan melanda negara yang sangat kaya akan sumber daya alamnya tersebut.
“Dalam pepatah Arab disebutkan bahwa pemuda yang ada saat ini menjadi generasi yang akan datang, sehingga pemuda dan mahasiswa harus terus diasah kemampuannya. Bangsa Indonesia di masa depan sangat ditentutan oleh pemuda dan mahasiswa di masa kini,” ungkapnya.
Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut melanjutkan, sebagaimana pepatah yang sering menyampaikan bahwa jika ingin melihat kondisi bangsa di masa yang akan datang, maka cukup dengan melihat kondisi pemudanya sekarang.
“Pemerintah Kabupaten Pamekasan selalu memerhatikan proses intelektual mahasiswa supaya bisa menjadi generasi yang berkualitas dan mampu bersaing dengan perkembangan zaman di masa yang akan datang,” tandasnya.
Dia berharap, pertemuan mahasiswa tingkat regional ini mampu memberikan dampak positif terhadap perkembangan intektual mahasiawa demi pembangunan daerah yang lebih baik. Karena penerus bangsa yang cerdas dipastikan bisa berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara. (Marzukiy/Putri)