oleh

Wakil Ketua KPK Datangi Bangkalan, Ini Yang Dilakukan

PortalMadura.Com, Bangkalan – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI), Laode Muhammad Syarif mendatangi Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

Ia langsung ke kampus Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Senin (24/9/2018). Selama di UTM, ia memberikan kuliah umum dengan tema “Peran Kampus dalam Pemberantasan Korupsi di Indonesia”.

Ratusan mahasiswa dan dosen dilingkungan UTM ikut dalam momen tersebut. “Kami datang kesini adalah bagian dari cara melakukan pencegahan tindak pidana korupsi, agar mahasiswa memahami tentang bahayanya korupsi dan merugikan negara kita,” ujar Laode dihadapan mahasiswa.

Menurutnya, banyak modus yang dilakukan para pelaku korupsi di Indonesia yang dapat merugikan negara, seperti suap, gratifikasi, penggelapan dalam jabatan, pemerasan, perbuatan curang, dan konflik kepentingan dalam pengadaan.

Pelakunya, dari orang kaya dan berpendidikan tinggi. Mayoritas dari pendidikan S2 dan diikuti oleh mereka yang menyandang S1. “Ini artinya, korupsi adalah kejahatan karena keserakahan, bukan karena keterdesakan,” ujarnya.

Loading...

Maka peran mahasiswa adalah ikut serta mengawasi lingkungan terdekat, meskipun tidak di pungkiri ada oknum mahasiswa juga terlibat dalam korupsi skala kecil. “Baik mulai dari mencontek, niru karya, titip absen,” kelakarnya disambut tawa mahasiswa.

Laode. M. Syarif menyampaikan, kerjasama KPK dengan perguruan tinggi sudah terbangun sejak lama. Diantaranya, dukungan ahli, eksaminasi putusan kasus korupsi, penulisan jurnal integritas dan memberikan perekaman persidangan kasus korupsi.

Selama tahun 2018, pihaknya mencatat dugaan tindak pidana korupsi semakin meningkat. “Maka perlu keterlibatan semua pihak untuk melakukan pencegahan,” tandasnya.

Rektor UTM Bangkalan, Muh. Syarif dalam sambutannya memberikan apresiasi dan mengucapkan banyak terima kasih atas kehadirannya Wakil Ketua KPK.

Pria kelahiran Sampang ini juga menyampaikan dukungan kepada KPK dalam pemberantasan tindak pidana dugaan korupsi di Indonesia dan dengan tegas menolak upaya pelemahan lembaga KPK.

Bahkan, pihaknya meminta agar UTM selalu dilibatkan dalam setiap aktivitas KPK dalam upaya pencegahan korupsi. “Mudah-mudahan, mahasiswa UTM terbangun jiwa kejujuran dan juga membantu memerangi korupsi,” ucapnya.(Imron/Nurul)



whatsapp share top ten article
Loading...
Loading...

Komentar