oleh

Warga Desak Kejari Sampang Usut Dugaan Korupsi DD Sokobanah

PortalMadura.Com, Sampang – Aktivis Jawa Timur Corpuration Watch (JCW) mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang, Madura, segera menyelesaikan kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD) yang dilaporkan.

Dugaan korupsi dimaksud berupa kegiatan saluran irigasi di Dusun Lebak, Desa Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang.

Dana kegiatan mencapai Rp 589 juta bersumber dari program Dana Desa (DD) tahun anggaran 2018.

Dalam laporannya yang disampaikan 15 Maret 2019 menyebutkan pekerjaannya dilakukan tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB). Kondisi fisik sudah rusak, roboh dan jebol.

“Kejaksaan kooperatif dan berjanji untuk mengusut kasus dugaan korupsi dalam masa kerja 28 hari ke depan. Semoga cepat selesai agar masyarakat tidak gaduh,” ujar warga Desa Sokobanah, Sukandar, usai menemui penyidik Kejari, Kamis (31/10/2019).

Loading...

Tim investigasi JCW, Khairul Kalam menagih hasil tindak lanjut dari penyidik Kejari terhadap dugaan Tipikor DD pada kegiatan saluran irigasi itu.

“Kami mendapat penjelasan dari penyidik jika realisasi pekerjaan ada kekurangan volume dan surat pertanggung jawaban yang dibuat pada Desember tidak mencantumkan harga perkiraan sendiri. Selanjutnya, tunggu hasil dari tim ahli untuk menentukan kualitas proyek,” katanya.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang, Edi Sutomo, mengaku sedang melakukan penyelidikan dan sudah memeriksa 16 saksi.

“Ada dua saksi lain yang belum kami periksa. Karena tidak hadir saat kami panggil sebagai saksi,” imbuhnya.

Selain proses penyelidikan, pihaknya menurunkan tim ahli konstruksi untuk mengecek kondisi hasil kegiatan saluran irigasi yang sudah rusak, roboh dan jebol.

“Ada tim ahli yang diturunkan dan kami masih menunggu tim ahli. Karena pertama turun ke lapangan belum mengambil kesimpulan,” pungkasnya.(*)

Komentar