PortalMadura.com– Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri meminta skuadnya waspada penuh jelang laga pekan ke-25 Serie A menghadapi Pisa di Stadion Arena Garibaldi, Sabtu (14/2/2026) pukul 02.45 WIB. Meski berstatus sebagai tim promosi, Pisa dinilai berbahaya terutama dalam situasi bola mati yang menjadi senjata utama mereka di kandang.
“Saat ini mereka bermain cukup baik, terutama di kandang. Mereka menciptakan banyak peluang dan tetap bertahan hingga akhir pertandingan,” ungkap Allegri dalam konferensi pers di Milanello, Jumat (13/2). “Kita perlu ekstra hati-hati terhadap situasi bola mati. Itu akan menjadi momen krusial dalam laga nanti.”
Laga ini menjadi ujian penting bagi Milan yang kini berada di posisi ketiga klasemen dengan 49 poin—terpaut dua angka dari Inter Milan di puncak. Kemenangan atas Pisa akan memperkuat posisi mereka dalam persaingan empat besar yang menjadi tiket otomatis ke Liga Champions musim depan.
Allegri mengingatkan bahwa Pisa, Cremonese, dan Parma merupakan tiga tim yang hanya memberikan dua poin bagi Milan pada paruh pertama musim ini. “Di paruh kedua, setiap poin sangat berarti. Sebelum Derby della Madonnina melawan Inter, kita harus meraih hasil maksimal di laga-laga ini,” tegasnya.
Kabar baik datang dari sisi medis. Christian Pulisic dipastikan kembali tersedia meski kemungkinan hanya bermain 15-20 menit sebagai bentuk manajemen kebugaran. Rafael Leao juga telah pulih dari cedera ringan. Namun Alexis Saelemaekers masih absen, sementara Santiago Gimenez diprediksi baru kembali sekitar satu bulan lagi.
“Saya senang melihat ambisi seluruh pemain untuk memberikan yang terbaik,” ujar Allegri. “Kami berada di posisi bagus di klasemen, tetapi semakin dekat ke zona Liga Champions, semakin ketat persaingan. Inter, Napoli, Juventus, dan Roma adalah tim kuat yang tidak boleh diremehkan.”
Milan datang dengan momentum positif usai menang telak 3-0 atas Bologna pada laga sebelumnya. Kemenangan atas Pisa akan menjadi modal psikologis penting sebelum menghadapi Inter dalam Derby della Madonnina yang dijadwalkan pekan depan—laga yang diprediksi menentukan arah persaingan Scudetto hingga akhir musim.





