PortalMadura.com

Waspada, Selama Ramadhan Jalan Raya Dijadikan Tempat Bermain Anak-Anak

  • Selasa, 8 Juli 2014 | 11:22
Waspada, Selama Ramadhan Jalan Raya Dijadikan Tempat Bermain Anak-Anak
ilustrasi

PortalMadura.Com, Bangkalan – Kurang tersedianya lahan yang cukup bagi anak-anak bermain, jalan raya-pun digunakan untuk ajang bermain sepak bola. Apalagi saat memasuki bulan Ramadhan. Hampir tidak ada ruas jalan tersisa di Kota Bangkalan, Madura, Jawa Timur bagi pengendara kendaraan. Ruas jalan ditutup oleh mereka dan dijadikan ajang bermain menjelang sahur.

Kegiatan anak-anak di Kota Bangkalan ini sering kita jumpai menjelang waktu sahur tiba. Mereka yang rata-rata duduk di bangku Sekolah Dasar ini mengaku bahwa kegiatan yang mereka lakukan (menutup ruas jalan, red.) adalah sebagai pengisi waktu menjelang sahur. “Kalau dibuat tidur takut kebablasan pak,” aku Alvin, salah seorang anak yang berhasil di wawancarai di lapangan.

Sementara menurut Bagas, kegiatan bermain pada dini hari di Bulan Ramadhan ini dilakukannya sebagai “pembunuh waktu” menjelang kegiatan ur-saur (membangunkan orang untuk bersahur).  “Setelah bermain higga jam 02.00, maka kami akan melanjutkan kegiatan membangunkan orang-orang di Kampung kami untuk sahur,” terang Bagas, Selasa (8/7/2014).

Hari Jadi Sumenep

Terpisah, A. Hamed, Kadis Perhubungan dan Kominfo Kab. Bangkalan mengkhawatirkan kondisi anak-anak saat bermain di jalan raya.  “Meski cenderung sepi, namun kadang-kadang kendaraan yang melaju kencang bisa berakibat fatal kepada mereka,” ujar Hamed khawatir.  Dia menghimbau kepada orang-orang tua yang memiliki anak setingkat SD dan SMP untuk terus ikut mengawasi kegiatan anak-anaknya menjelang sahur.

Keterangan Kadishub ini beralasan mengingat apa yang sudah dilakukan anak-anak ini sampai pada menutup ruas jalan protokol di sepanjang Jl. A. Yani, Mayjen Sungkono, Jokotole, Trunojoyo dan KH. Hasyim Asy’ari yang merupakan jalur utama di Kota Bangkalan.

Bila tidak awas, kumpulan anak-anak bermain ini tidak nampak jelas oleh pengemudi. “Baru nampak jelas pada jarak 10 meter-an,” ungkap Yudhi, salah seorang pengendara mobil.  Kalau dalam kecepatan tinggi dan tidak sempat menginjak rem, maka akan sangat berbahaya akibatnya, lanjutnya. (dit/nia)

Loading...
Advertisement
Iklan Murah

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional