oleh

Waspadai Penyusup, Hanya 52 Orang Santri Putri Yang Gunakan Cadar di Kelas

PortalMadura.Com, Situbondo – Sebanyak 52 santri putri khusus penghuni asrama Ma’had Aly, Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah-Syafi’iyah, Sukorejo, Situbondo, Jawa Timur disarankan menggunakan cadar saat mengikuti pelajaran di kelas.

Salah satu pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Nyai Sofie Al Widad, menjelaskan, asrama Ma’had Aly itu ditempati oleh santri yang lulus seleksi, dengan pendidikan jurusan fuqohak (ahli fiqhi). Sekolahnya satu kelas putra dan putri.

“Selama ini, hanya dibatasi oleh tabir (dari kerangka besi dan kain terpal). Setelah pelajaran usai, anak putra terlebih dahulu keluar kelas, hingga batas gerbang luar. Setelah itu, anak putri keluar untuk pulang ke asramanya,” kata Sofie Al Widad pada PortalMadura.Com, Jumat (1/5/2015).

Ketika diskusi, mereka kembali berada dalam satu ruang kelas. Karena itu, pihak pengasuh putri timbul inisiatif untuk tidak sekedar pembatas tabir, tapi dirasa perlu untuk menerapkan mereka bercadar.

“Kalau diberlakukan pada seluruh santri Salafiyah dengan jumlah putri saja sebanyak 8 ribu santri, pusat dan cabang. Dikuatirkan ada penyusup laki-laki yang masuk ke lokasi putri dengan kostum perempuan yang bercadar. Tentu ini yang menjadi pertimbangan kenapa tidak diberlakukan untuk semua santri,” ujarnya.

Penerapan penggunaan bercadar, mereka terlebih dahulu diajak komunikasi oleh pengasuh agar tidak merasa keberatan dengan aturan tersebut. Masing-masing santri mendapat dua cadar warna putih dan abu-abu yang diberikan secara gratis.

“Tadi malam launchingnya di Musholla MA putri. Setelah itu, menuju kelas untuk uji coba duduk di kelas dengan memakai cadar. Alhamdulillah, mereka senang semua,” ungkapnya.

Cadar hanya dipakai saat di kelas. Tepatnya ketika mereka keluar dari gerbang asrama, hingga pembelajaran usai, dan masuk ke asrama lagi. “Kebetulan di tempat kami, sekolah berada di barat asrama yang lokasinya sangat dekat,” pungkasnya.(Hartono)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE