PORTALMADURA.COM — Produsen teknologi asal China, Xiaomi, kembali memperkuat lini perangkat tabletnya dengan meluncurkan dua model terbaru, yaitu Xiaomi Pad 9 dan Xiaomi Pad 9 Pro di pasar China pada Senin, 14 September 2026. Peluncuran ini menyusul kehadiran model tertinggi mereka, Xiaomi Pad 9 Pro Max, yang dirilis sepekan sebelumnya.
Berbeda dari versi tertingginya yang menggunakan cip buatan sendiri, Xiaomi memilih untuk membenamkan chipset buatan Qualcomm Snapdragon pada kedua model anyar ini. Xiaomi Pad 9 Pro ditenagai oleh prosesor tangguh Snapdragon 8 Gen 5, sementara versi regulernya, Xiaomi Pad 9, mengandalkan chipset Snapdragon 8s Gen 4.
Spesifikasi Unggulan Xiaomi Pad 9 Pro
Diposisikan sebagai varian yang lebih tinggi, Xiaomi Pad 9 Pro hadir dengan layar LCD berukuran 12,5 inci beresolusi 3.200 x 2.136 piksel. Layar tersebut sudah mendukung refresh rate tinggi 144 Hz, tingkat kecerahan puncak hingga 1.000 nit, serta rasio aspek 3:2.
Selain itu, layar perangkat ini mendukung kedalaman warna 12-bit, cakupan warna DCI-P3, HDR10, HDR Vivid, dan Dolby Vision. Xiaomi juga melengkapinya dengan sertifikasi pelindung mata seperti Circadian Friendly, Flicker-Free, teknologi low blue light tingkat perangkat keras, serta fitur wet touch untuk memudahkan pengoperasian saat tangan basah.
Di sektor fotografi, tablet ini dibekali kamera belakang beresolusi 50 MP yang mampu merekam video hingga kualitas 4K, serta kamera depan 32 MP untuk mendukung kebutuhan panggilan video maupun rapat daring.
Perbedaan Kapasitas Baterai dan Pengisian Daya
Sektor daya menjadi salah pembeda utama antara kedua model ini. Xiaomi Pad 9 Pro menggendong baterai berkapasitas jumbo 11.000 mAh yang didukung teknologi pengisian cepat 67 watt, serta fitur pengisian daya terbalik kabel sebesar 22,5 watt.
Di sisi lain, Xiaomi Pad 9 reguler dibekali baterai berkapasitas 9.720 mAh dengan dukungan pengisian daya 45 watt. Kendati demikian, kedua tablet ini sama-sama sudah dibekali layar berkecepatan refresh rate 144 Hz yang mulus untuk berbagai aktivitas multimedia maupun produktivitas harian.





