oleh

1 Pendemo Tumbang, Mahasiswa vs Polisi Bentrok Di Sumenep

SUMENEP (PortalMadura) – Aksi mahasiswa yang tergabung dalam Front Aliansi Mahasiswa Sumenep (FAMS) di Kantor DPRD Sumenep, Jawa Timur, berakhir ricuh, Kamis, (31/10/13). Satu mahasiswa harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) dr Moh Anwar, setelah baku hantam dengan polisi.

Kericuhan itu bermula saat salah seorang diantara mahasiswa berusaha masuk ke halaman Kantor DPRD dan mendekati tiang bendera milik DPRD setempat. Diduga akan menurunkan bendera merah putih, aparat kepolisian langsung bertindak tegas.

Loading...

Bahkan, salah seorang mahasiswa, Hasmi, dipukul oknom polisi hingga tak sadarkan diri. Korban mengalami sesak nafas dan muntah-muntah. Saat ini, mendapat perawatan intensif oleh petugas medis RSU setempat.

“Ini ulah dari polisi yang tidak tahu aturan. Seharusnya polisi sebagai pengayom masyarakat tidak bersipa anarkis. Tapi, kenapa bertindak kasar dan memukuli mahasiswa,” kata Sutris, salah seorang koorlap aksi FAMS.

Pada waktu yang sama, kelompok pendemo lain, Lingkar Study Pemuda Sumenep, juga menuntut hal serupa. Mereka menuntut pembenahan pemerintahan diinternal Pemda Sumenep serta mendesak agar pemerintah daerah memperhatikan kesejehteraan masyarakat.(udien/arif/htn).




Berita PortalMadura Aplikasi Android PortalMadura
Loading...
Tirto.ID
Loading...

Komentar