oleh

10 Ciri Bunda Sedang Hamil Muda

PortalMadura.Com – Tidak mendapatkan menstruasi selama beberapa bulan, badan pegal, perut kembung, mual, pusing dan lemah merupakan beberapa tanda awal kehamilan. Hal itu dianggap wajar terjadi, utamanya bagi mereka yang belum pernah hamil.

Biasanya setelah merasakan beberapa tanda awal kehamilan, sebagian Bunda baru berinisiatif untuk melakukan tes kehamilan. Namun ternyata, ada sebagian Bunda baru yang tidak merasakan hal itu. Dilansir PortalMadura.Com, Minggu (15/9/2019) dari laman haibunda.com yang mengutip dari buku 101 Resep Pasti Hamil Sehat & Bahagia. Berikut beberapa tanda pasti dan tidak pasti yang bisa bisa dijadikan patokan jika Bunda memang benar-benar hamil atau tidak:

Amenorea

Bunda yang sedang hamil tidak akan haid. Kondisi paling umum bisa dijadikan sebagai penanda kalau Bunda sedang hamil muda. Meski bukan tanda-tanda yang pasti, bagi orang yang siklus haidnya teratur tanda kehamilan ini akan mudah dikenali.

Amenorea dibagi dalam dua jenis, yaitu primer dan sekunder. Amenorea primer yaitu kondisi di mana Bunda belum mendapatkan haid seumur hidup. Sedangkan amenorea sekunder yaitu kondisi Bunda yang haidnya normal. Namun, mendadak Bunda tidak mendapatkan haid selama tiga siklus terakhir.

Munculnya Flek atau Bercak Darah

Tanda ini biasanya muncul 8 – 10 hari setelah ovulasi, karena adanya implantasi atau menempelnya embrio pada dinding rahim. Jangan salah ya, Bun, karena kebanyakan orang salah mengartikan darah di awal kehamilan yang dianggap sebagai darah haid.

Perubahan Payudara

Saat Bunda hamil, payudara akan membesar. Ini merupakan efek dari hormon esterogen dan progesterone yang meningkat.

Tidak hanya itu, payudara Bunda juga akan terasa makin lembut, sensitif, dan nyeri bila dipegang. Sementara itu, bagian bawah aerola atau puting susu juga membesar. Warnanya semakin gelap, kadang juga menimbulkan gatal.

Loading...

Sering Buang Air Kecil

Adanya janin yang tumbuh dalam rahim menekan kantung kemih sehingga terjadi peningkatan sirkulasi darah. Hal itulah yang memicu Bunda jadi lebih sering buang air kecil.

Ada Detak Jantung Janin

Jantung janin mulai terbentuk sekitar minggu ke-5 kehamilan. Jantung janin akan mulai berdetak di usia 6,5 – 8 minggu. Namun, bunyi detak jantung mereka sangat lemah dan untuk memastikanya, Bunda bisa menjalani USG.

Baca Juga: Pembelian Tembakau Sumenep di Tingkat Petani Kian Lesu

Kram dan Sakit Punggung

Singh menjelaskan banyak wanita di awal kehamilannya merasakan kram dan sakit punggung, sama seperti gejala PMS atau pre-menstrual syndrome. Hal itu wajar terjadi karena ada perubahan hormon dan pertumbuhan rahim.

Sedangkan, kram dipicu implantasi karena sel telur yang dibuahi menempel di dinding rahim. Saat itu, rahim sedang meregang dalam rangka mempersiapkan ruang untuk pertumbuhan janin.

Kelelahan

Selama beberapa minggu pertama kehamilan, tubuh bekerja 24 jam seminggu untuk mendukung perubahan akibat kehamilan. Kelelahan merupakan respons yang normal.

Sakit kepala

Peningkatan volume darah dapat memicu sakit kepala di awal-awal kehamilan. Sakit kepala akan terasa makin parah jika Bunda kekurangan cairan.

Sembelit

Hormon yang menyebabkan kembung juga bertanggung jawab pada sembelit yang Bunda alami di awal kehamilan. Sistem pencernaan yang melambat, akan membuat Bunda jadi susah buang air besar. Masalah ini akan berlanjut seiring dengan usia kehamilan yang makin besar.


Rewriter: Desy Wulandari
Sumber: haibunda.com

Komentar