oleh

4 Alasan yang Tidak akan Allah SWT Terima Ketika Kiamat Tiba

PortalMadura.Com – Sebaik-baiknya manusia adalah ia yang bertakwa kepada Allah SWT. Sebagai manusia biasa, sudah pasti kita tidak akan tahu bagaimana amal kita. Diterimanya amal kita, bagaimana niat hati kita sebenarnya. Karena kita tahu bahwa yang Maha mengetahui segala sesuatunya bahkan kiamat sekalipun hanyalah Allah SWT.

Saat kiamat tiba, ada 4 perkara atau 4 alasan yang tidak akan Allah SWT terima. Berikut rinciannya.

Sebagaimana Allah berfirman

“Dan jagalah dirimu dari (azab) hari (kiamat, yang pada hari itu) seseorang tidak dapat membela orang lain, walau sedikitpun; dan (begitu pula) tidak diterima syafa’at dan tebusan dari padanya, dan tidaklah mereka akan ditolong.” (QS. Al-Baqarah: 48)

Demikianlah pada hari kiamat seluruh manusia akan ditanya alasan atas semua kelalaian yang pernah dilakukannya di dunia dan tidak bisa pula ia meminta pembelaan orang lain.

Terlebih lagi, menurut Abu Laist As-Samarqandi Dalam kitab Tanbihul Ghafilin menyebutkan bahwa pada hari itu Allah tidak akan menerima alasan empat orang dengan empat alasan berikut ini

Pertama, menolak alasan orang kaya dengan Nabi Sulaiman As, jika mereka beralasan bahwa kekayaan itulah yang menyebabkannya sibuk sehingga tidak sempat beribadah. Maka Allah akan menjawab, “Engkau tidak lebih kaya dari Nabi Sulaiman tapi kekayaannya tidak menghalanginya untuk beribadah.”

Kedua, menolak alasan seorang hamba atau bawahan yang beralasan tidak dapat bebas beribadah karena ia hanya seorang hamba. Maka Allah akan menjawab, “Nabi Yusuf As menjadi hamba tapi kehambaannya tidak menghalanginya untuk melakukan ibadah.”

Ketiga, menolak alasan orang miskin yang mengatakan bahwa kemiskinannya menghalanginya untuk beribadah pada-Nya, Maka Allah akan menjawab, “Engkau tidak lebih miskin dari Nabi Isa As, yang kemiskinannya tidak sekalipun menghalanginya untuk beribadah kepadaku.”

Keempat, menolak alasan orang yang sakit dengan Nabi Ayyub As jika orang sakit tersebut beralasan bahwa sakitnya itu menghalanginya untuk beribadah kepada-Nya. Maka Allah akan menjawab, “Penyakitmu tidak lebih berat dan parah dari penyakit Nabi Ayyub As, tetapi sakitnya tidak sekalipun menghalanginya untuk beribadah kepada-Ku.”

Itulah 4 perkara yang tidak akan Allah terima sebagai alasan pada hari kiamat nanti. Jadi intinya adalah sebagai manusia baik dalam keadaan dan kondisi apapun selama mata dan jiwa masih hidup, sudah menjadi kewajiban kita untuk melaksanakan ibadah yang Allah SWT perintahkan. Mau anda pendosa bahkan kiai sekalipun, tidak akan ada yang tau pasti bahwa amal kita itu diterima atau tidak, hanya Allah yang tahu. Maka dari itu, teguhkan iman kita dengan selalu melaksanakan perintah-Nya dan berusahalah dengan keras untuk menghindari segala larangan-Nya.


Rewriter : Agnes Hafilda Kusuma
Sumber : bincangsyariah.com

Komentar