oleh

4 Cara Mudah Ajarkan Anak Buang Air Kecil di Kamar Mandi

PortalMadura.Com – Anak yang baru lahir hingga berusia tiga tahun memang tidak akan luput dari aktivitas mengompol. Hal ini pun wajar mereka lakukan dan orang tua tidak perlu mengkhawatirkannya. Akan tetapi, jika di usia tiga tahun ke atas si kecil masih mengompol, maka perlu segera diajarkan untuk membiasakan diri buang air kecil ke kamar mandi.

Lantas, bagaimana cara mengajarkannya?. Berikut ini empat cara mudah mengajarkan anak buang air kecil di kamar mandi, seperti dikutip dari Fimela.com, Senin (13/1/2020):

Biasakan Buang Air sebelum Tidur

Saat anak sering mengompol di malam hari, sebaiknya sebelum tidur orang tua memastikan bahwa si kecil tidak minum terlalu banyak dan melatihnya untuk buang air terlebih dahulu.

Apabila anak masih mengompol meskipun sudah melakukan cara tersebut, berikan pengertian kepadanya bahwa mengompol itu tidak baik dilakukan. Jika merasakan ingin buang air kecil, sebaiknya beri tahu anak agar segera pergi ke kamar mandi.

Latih Anak untuk Tidak Menggunakan Popok

Latih si kecil untuk tidak menggunakan popok saat memasuki usia dua tahun ke atas. Gunakan perlak saat anak tidak menggunakan popok ketika tidur malam hari. Ajarkan anak untuk selalu mengatakan kepada orang tua apabila si kecil merasakan ingin buang air.

Loading...

Baca Juga: 4 Cara Ampuh Hentikan Kebiasaan Ngompol pada Anak

Jangan Memarahi Anak

Jangan memarahi anak apabila masih mengompol saat malam hari. Terkadang, mengompol bisa terjadi di alam bawah sadar anak. Atau sebagian dari mereka tidak berani pergi ke kamar mandi sendirian. Alangkah baiknya jika orang tua, menengok si kecil saat tengah malam untuk memastikan bahwa anak terlelap ataukah merasakan buang air.

Berikan Perhatian Kepada Anak

Selain dengan tiga cara di atas, sebaiknya orang tua juga memberikan perhatian dan pengertian kepada si kecil. Luangkan banyak waktu untuk melatih anak agar tidak mengompol. Apabila anak sudah tidak mengompol berikan ia pujian atau hadiah sederhana untuknya.

Ingat ya! jangan marahi anak, karena hal tersebut tidak akan menyelesaikan masalah. Bahkan, apabila orang tua memarahinya secara terus-menerus, si kecil akan merasa stres.

Rewriter : Salimah
Sumber : fimela.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE