oleh

4 Keajaiban yang Dialami Halimah Ketika Menyusui Rasulullah

PortalMadura.Com – Saat ini umat Islam banyak memperingati kelahiran Rasulullah SAW dengan mengadakan acara Maulid Nabi. Acara ini dilaksanakan mulai dari rumah, surau hingga masjid-masjid. Sehingga ramai dengan pembacaan salawat untuk Nabi Muhammad SAW.

Selain untuk memperingati kelahiran Rasulullah, momen Maulid Nabi juga akan mengingatkan Anda pada peristiwa-peristiwa ajaib di masa kehidupan Nabi Muhammad SAW. Salah satu keajaibannya yaitu peristiwa pada masa persusuan. Sebagaimana diketahui ibu susuan Nabi Muhammad SAW adalah Halimah as-Sa’diyah.

Halimah as-Sa’diyah merupakan seorang wanita mulia yang mendapat kehormatan sebagai “ibu susuan” Rasulullah SAW. Semenjak dari situlah banyak berkah dan keajaiban yang dialami oleh Halimah dan suaminya, dan keajaiban tersebut patut diambil hikmahnya pada momen Maulid Nabi ini. Sebagaimana dilansir PortalMadura.Com, Selasa (12/11/2019) dari laman okezone.com yang dikutip dari Buku 39 Tokoh Wanita Pengukir Sejarah Islam (Hal 13-19).

Berikut beberapa keajaiban yang dialami Halimah dan suaminya:

Mengeluarkan Air Susu yang Sangat Banyak

Sebelumnya kedua puting Halimah tidak pernah mengeluarkan susu sehingga ia tidak dapat mencukupi asupan bayinya. Mereka tidak pernah bisa tidur karena bayinya selalu menangis kelaparan. Namun ketika Halimah meletakkan Muhammad dipangkuannya, tiba-tiba saja kedua puting susunya mengeluarkan air susu yang sangat banyak. Kemudian bayi itu dan bayinya meminumnya hingga kenyang.

Loading...

Unta dan Keledai

Tidak hanya Halimah, Unta tua mereka pun ikut dipenuhi susu. Al-Harits segera memerah susu Unta itu dan langsung meminumnya bersama Halimah. Berbeda lagi dengan keledai yang biasa mereka tunggangi, diluar dugaan keledai mereka mampu menempuh perjalanan yang tidak bisa dilakukan oleh keledai siapapun.

Baca Juga: Tersangka Pengrusakan TPS Pilkades Juruan Laok Bertambah

Kambing Peliharaan

Setibanya dirumah, Halimah dan Al-Harits mendapati kambing mereka telah kenyang dan penuh dengan air susu. Orang-orang yang mengetahui hal tersebut berkata kepada penggembala lainnya: “Wahai para penggembala, gembalakanlah (kambing kalian) di tempat penggembala putri Abi Dzu’aib ini menggembala!”

Mengabulkan Permohonan Delegasi Hawazin

Setelah memperoleh kemenangan perang melawan suku Thaif, Rasulullah SAW membawa enam ribu tawanan juga kambing dan unta yang tidak bisa diketahui jumlahnya.

Ia mengabulkan permohonan delegasi Hawazim yang berkata “Wahai Rasulullah, sesungguhnya di antara tawanan ini terdapat paman-paman, bibi-bibi dan para pengasuhmu”.

Hal ini sangat berpengaruh di hati Rasulullah SAW, lalu ia berkata: “Adapun apa yang menjadi milikku dan milik Bani Abdul Muththalib adalah untuk kalian”. Ini sebagai bentuk penghormatan Rasulullah terhadap ibunda yang telah menyusuinya.

 


Rewriter: Desy Wulandari
Sumber: okezone.com


Berita PortalMadura
Loading...
Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE