oleh

5 Tanda Mobil Kesayangan Harus Dibawa ke Bengkel, Anda Penasaran?

PortalMadura.Com – Secanggih-canggihnya teknologi mesin pada kendaraan, khususnya mobil, tidak menutup kemungkinan mesin tersebut berhenti bekerja atau rusak. Ada yang rusaknya secara tiba-tiba, ada juga kerusakan akibat pemilik terlalu cuek tidak memerhatikan kendaraannya.

Padahal, ada banyak tanda yang bisa diperhatikan oleh pengemudi atau pemilik kendaraan untuk menghindari kerusakan yang lebih parah terjadi. Segala gejala yang tampak pada mobil ini bisa dicegah dengan biaya yang lebih murah daripada harus menunggu rusak dan mengganti spare part seutuhnya.

Berikut lima tanda kalau kendaraan Anda sudah harus diservis ke bengkel:

Asap Tebal Keluar dari Knalpot
Ketika knalpot Anda menghasilkan asap tebal bisa diperkirakan ada potensi masalah dengan mesin kendaraan Anda. Bahkan jika mobil Anda bermesin diesel yang cenderung banyak menghasilkan asap, Anda tetap harus mengawasi bagaimana hasil pembuangan yang dikeluarkan melalui knlapot.

Ada empat jenis warna asap yang bisa keluar dari knalpot kendaraan Anda: putih, abu-abu, biru, dan hitam. Masing-masing warna tersebut mengindikasikan masalah yang berbeda.

Asap putih berarti mesin Anda mengirim air melalui knalpotnya. Masalah ini disebabkan oleh paking kepala silinder yang rusak. Pada kendaraan bermesin diesel, mungkin juga ada masalah dengan waktu injeksi pompa bahan bakar. Namun, asap putih yang berlebihan mengacu pada paking kepala. Jika masalah ini diabaikan, itu akan menyebabkan kegagalan kepala silinder.

Asap biru mudah didiagnosa berarti mesin Anda ‘mengandung’ oli. Jika Anda melihatnya saat berakselerasi atau setelah start-up, itu berarti cincin piston Anda perlu penggantian. Ini adalah perbaikan yang cukup mahal tetapi keadaanya tidak akan lebih jika dibiarkan begitu saja.

Jika mengeluarkan asap berwarna hitam, mesin berbahan bakar bensin perlu melakukan tune-up. Sementara itu, asap hitam pada kendaraan diesel berarti ada masalah dalam pembakaran. Asap abu-abu bisa mengindikasi beberapa masalah, dari katup PCV hingga kepala silinder. Asap ini muncul ketika sebuah mesin membakar minyak dan mungkin cairan pendingin bocor ke ruang pembakaran. Jika hal ini terjadi periksa tangki pendingin Anda. Perhatikan jika ada oli Anda perlu memperbaiki kepala silinder.

Kebocoran
Mobil mengandung banyak jenis cairan di dalamnya yang tentunya memiliki potensi kebocoran. Pastikan untuk melihat bagian bawah mobil Anda setelah lama tidak diparkir apakah ada cairan yang keluar.

Ada berbagai macam kebocoran yang terjadi pada mobil. Di antaranya ada oli, pendingin, bahan bakar, minyak rem, cairan transmisi, cairan power steering, dan kebocoran shock absorber dapat terlihat jika Anda perhatikan dengan seksama.

Jika Anda melihat cairan aneh pada pelek, ketika mobil Anda sudah lama tidak terkena air itu bisa berarti minyak rem atau kaliper bocor. Mengabaikan kebocoran seperti ini akan berisiko rem blong. Anda bisa memeriksa lebih lanjut masalah dengan cara menginjak pedal rem. Jika pedal terasa lebih lembut, sebaiknya jangan dikendarai dulu. Kebocoran minyak juga dapat diamati pada mesin, dengan hanya melihat sambungan antara kepala silinder dan blok silinder.

Loading...

Kebocoran pendingin dapat diamati dengan mudah, tetapi hati-hati bahwa sebagian besar terjadi dengan mesin berjalan dan pada saat suhu operasi. Kebocoran cairan power steering dapat terlihat dengan melihat pompa dan tangkinya, carilah sisa kotoran di atasnya dan noda berminyak yang sesuai.

Bergetar dan Menderit
Seiring berjalannya waktu beberapa mobil akan menimbulkan suara-suara di berbagai bagian. Simplenya suara tersebut tidak suara yang ada saat mobil pertama kali Anda beli. Jika mobil Anda berderit ketika melewati gundukan kecil, suspensi Anda perlu diperiksa dan beberapa busing baru.

Periksa bagian bawah kendaraan setelah mendengar bunyi keras. Gunakan alat bantu penerangan untuk memeriksa bagian suspensi kendaraan apakah ada retakan atau komponen yang rusak.

Selama masih menghasilkan suara yang tidak terlalu keras, kendaraan Anda masih cukup aman untuk dibawa ke bengkel. Jika suara yang dihasilkan cukup besar ada baiknya Anda meminta mobil derek untuk membawa mobil Anda ke bengkel terdekat untuk diperiksa lebih lanjut.

Suara mengelitik adalah yang terburuk, suara itu menandakan risiko kerusakan mesin. Jika Anda mendengar suara ketukan mesin secara konsisten coba memeriksa level oli Anda. Periksalah mesin Anda jika Anda mendengar suara aneh dari mesin.

Masalah Aneh
Masalah semacam ini tidak muncul setiap hari, tetapi hanya terjadi pada waktu tertentu. Misalnya, jika Anda perhatikan penggunaan bahan bakar Anda lebih banyak tanpa ada perubahan dalam gaya mengemudi. Jika hal ini terjadi perlu dilakukan pengecekan dan tune-up. Waspadai terjadinya tenaga yang hilang, suara yang tidak biasa saat memindahkan gigi, serta pengoperasian mesin yang tidak rata.

Jika mesin Anda menjadi lebih sulit untuk dinyalakan beri tahu mekanik Anda dan lakukan pemeriksaan. Jika mobil Anda telah dimodifikasi, pastikan untuk memasang tekanan minyak dan pengukur temperatur oli serta memantaunya, Anda akan melihat potensi masalah sebelum terjadi.

Sistem Kelistrikan
Pernahkah Anda memerhatikan masalah apa pun dengan lampu depan atau sistem kelistrikan Anda?. Awasi fluktuasi kekuatan lampu depan Anda saat berjalan dan berhenti, serta variasi intensitas cahaya setelah Anda berakselerasi dari keadaan diam. Periksa sambungan listrik jika Anda mengamati bahwa beberapa tombol tidak berfungsi.

Kotak sekring adalah lokasi pertama yang harus diperika. Apabila Anda tidak menemukan masalah langsung dari pandangan Anda, cobalah minta bantuan orang yang sudah mengerti masalah ini. Jangan biarkan orang lain yang tidak profesional melakukan ‘improvisasi’ pada kendaraan Anda demi mendapatkan penanganan cepat dan murah.

Menjadi perhatian dengan kendaraan Anda dapat menyelamatkan hidup Anda dalam keadaan darurat, dan itu pasti akan menghemat uang Anda dalam jangka panjang. (detik.com/Salimah)

Komentar