oleh

6 Cara Jitu Atasi Sering Kencing di Malam Hari

PortalMadura.Com – Pernahkah Anda mengalami bila ingin tidur di malam hari atau saat tidur tiba-tiba ingin buang air kencing? Tentu hal tersebut sangat mengganggu tidur nyenyak Anda bukan, apalagi hasrat tersebut terjadi berulang.

Hal tersebut sebenarnya wajar terjadi bila sebelum tidur Anda banyak menum air putih atau merasa kedinginan di malam hari. Lantas, bagaimana cara mengatasinya? Berikut penjelasannya.

Sebelum itu, tahukah Anda, sekitar 18 persen remaja usia 18 tahun ke atas memiliki masalah overactive bladder (OAB) alias kandung kemih overaktif. Kondisi ini menyebabkan Anda tidak mampu menahan hasrat “ke belakang” sehingga risiko ngompol di celana terkadang tak bisa dihindari.

Sering atau tidaknya buang air kecil memang tergolong relatif, sebab umumnya dialami oleh lansia atau beberapa orang dengan masalah kesehatan tertentu. Namun, bagaimanapun, hal ini tentu saja membuat tidur Anda jadi tidak nyaman, bukan?

Tenang, berikut ini langkah-langkah yang bisa Anda lakukan sebelum tidur untuk mengatasi sering kencing di malam hari.

Batasi Konsumsi Air Putih
Minum air putih sebelum tidur dapat membantu tidur jadi lebih nyenyak. Akan tetapi, bila kebanyakan, hal ini bisa menyebabkan Anda sering kencing di malam hari.

Maka dari itu, batasi porsi air putih Anda dengan minum 1 sampai 2 gelas beberapa jam sebelum tidur. Ini akan memberikan jeda waktu bagi cairan untuk diproses dalam tubuh sebelum menuju kandung kemih.

Dengan minum air putih secukupnya, hasrat ingin “ke belakang” bisa ditahan dan biasanya baru akan muncul setelah Anda bangun tidur. Jadi, waktu tidur Anda pun tentu tidak akan terganggu dengan rutinitas bolak-balik ke kamar mandi.

Batasi Minuman Berkafein dan Alkohol
Seorang spesialis urologi di Cleveland Clinic, Amerika Serikat, dr. Daniel Shoskes mengungkapkan bahwa konsumsi minuman berkafein seperti teh atau kopi bisa mengiritasi kandung kemih. Lama-lama, kandung kemih yang terus teriritasi akan membuat Anda tidak mampu menahan hasrat ingin kencing di malam hari.

Sama halnya jika Anda sering minum alkohol sebelum tidur. Alkohol dapat menekan fungsi hormon antidiuretik (ADH) yang seharusnya menghambat produksi urine. Semakin banyak alkohol yang diminum, maka semakin berkurang pula kadar hormon ADH dalam tubuh sehingga produksi urine jadi tak terkendali.

Untuk mengatasinya, segera kurangi konsumsi teh, kopi, dan alkohol sebelum tidur. Dengan begitu, Anda bisa tidur lebih nyenyak tanpa harus bolak-balik ke kamar mandi di tengah malam.

Perhatikan Jenis Obat-obatan yang Dikonsumsi
Sering kencing di malam hari juga bisa disebabkan oleh jenis obat-obatan yang sedang Anda konsumsi. Jika Anda baru saja minum obat darah tinggi atau jenis obat diuretik lainnya, inilah akar penyebab Anda jadi sering terbangun untuk buang air kecil di tengah malam.

Obat diuretik seperti obat darah tinggi berfungsi untuk membantu ginjal dalam mengurangi kadar natrium dari tubuh. Semakin sedikit natrium dalam darah, maka semakin ringan pula kerja jantung Anda untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Tekanan darah Anda pun lama-lama jadi lebih stabil.

Sayangnya, obat darah tinggi justru bisa meningkatkan intensitas buang air kecil. Terlebih jika Anda mengonsumsinya sebelum tidur. Sebagai solusinya, sebaiknya minum obat darah tinggi di pagi hari supaya tidak mengganggu jam tidur Anda.

Efek yang sama berlaku pula pada beberapa obat antidepresan (seperti lithium), obat bius, obat pereda nyeri, dan antibiotik. Ada baiknya, konsultasikan dulu ke dokter jika Anda terus terganggu dengan kebiasaan kencing di malam hari.

Pakai Kaus Kaki
Bukan cuma mencegah kaki kedinginan di malam hari, pakai kaus kaki saat tidur juga bisa mengurangi tekanan pada pembuluh darah kaki. Saat Anda berbaring atau tidur, gaya gravitasi akan membuat cairan tubuh bergerak turun dan menumpuk di bagian kaki.

Akibatnya, tekanan di pembuluh darah kaki jadi meningkat dan menyebabkan cairan diserap kembali ke aliran darah. Semakin banyak cairan yang terserap oleh pembuluh darah, maka semakin banyak pula jumlah urine yang akan dikeluarkan di tengah malam.

Pakai kaus kaki saat tidur, terutama yang agak ketat, bisa membantu Anda mengatasi hal ini. Sehabis itu, segera lepas kaus kaki saat bangun tidur untuk kembali melancarkan aliran darah di kaki.

Batasi Konsumsi Garam
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr. Matsuo Tomohiro dari Nagasaki University di tahun 2017 menemukan bahwa mengurangi asupan garam pada makanan dapat membantu menurunkan intensitas buang air kecil di malam hari. Buktinya, peserta yang mengurangi asupan garam dari 10,7 gram menjadi 8 gram per hari cenderung lebih jarang buang air kecil tengah malam.

Tak hanya itu, mereka juga mengaku tidurnya jadi lebih nyenyak dan berkualitas. Alhasil, mereka terbangun dengan perasaan lebih tenang dan segar di pagi hari.

Senam Kegel
Jika dilakukan secara teratur, senam Kegel dapat membantu mengendurkan otot kandung kemih yang terlalu aktif. Gerakan senam ini mengharuskan Anda berlatih mengencangkan dan mengendurkan otot-otot di sekitar uretra Anda, persis seperti yang biasa Anda lakukan ketika buang air kecil.

Cara mudahnya begini: kencangkan otot panggul bawah Anda seperti saat Anda menahan buang air kecil, kemudian tahan selama lima detik. Kalau sudah berhasil, kendurkan lagi otot-otot panggul bawah Anda selama lima detik dan ulangi 4 sampai 5 kali sampai Anda terbiasa. Meski tidak mudah, cara ini cukup ampuh mencegah sering kencing di malam hari.

Itulah beberapa cara bisa Anda lakukan untuk atasi sering kencing di malam hari. Semoga bermanfaat. (okezone.com/Nanik)


Tirto.ID
Loading...

Komentar