7 Cara Memulai Investasi Dolar, Pemula Harus Tahu!

  • Bagikan
7-Cara-Memulai-Investasi-Dolar,-Pemula-Harus-Tahu!
Ilustrasi (folderbisnis.com)

PortalMadura.Com – Salah satu instrumen investasi yang cukup populer sekarang adalah investasi dolar. Tapi sejauh ini masih banyak orang yang belum tahu bagaimana cara untuk melakukan investasi dolar tersebut.

Khususnya bagi pemula, tentu hal ini menjadi sesuatu yang awam untuk dilakukan. Padahal, bagi yang menjalaninya, akan ada banyak manfaat yang bisa didapat dari investasi itu.

Nah, bagi Anda yang tertarik mencobanya, berikut ini cara investasi dolar yang perlu pemula tahu sebagaimana dilansir PortalMadura.Com, Rabu (10/11/2021) dari laman Idntimes.com:

Pelajari Valuta Asing (valas)

Sebagian orang tahu, Investasi dolar termasuk dari jenis investasi valuta asing (valas). Sebelum memulai untuk investasi, ada baiknya untuk mempelajari dan mengerti istilah, juga cara kerja dari investasi dan pasar valas. Anda bisa mendapatkan edukasinya dengan mencari komunitas dan/atau akun edukasi terhadap investasi valas.

Salah satu hal yang perlu diingat dari investasi dolar ini adalah fluktuasi instrumen dolar itu sendiri. Mengingat dolar, terutama USD, adalah salah satu mata uang terkuat di dunia, maka nilainya pun bisa mudah berubah. Walau pun tidak terlalu besar, naik turunnya valuasi ini bisa Anda manfaatkan untuk mendapatkan keuntungan jangka pendek.

Maka dari itu, Anda mungkin butuh strategi. Namun, jika Anda ingin menyimpan tabungan dolar untuk jangka lebih panjang, maka ada baiknya Anda mencari tahu tempat menyimpan dolar yang ideal.

Diversifikasi Uang

Cara investasi dolar selanjutnya dengan mendiversifikasikan uang Anda. Cara ini direkomendasikan karena dengan mendiversifikasikan dolar Anda bisa coba juga instrumen investasi lain, seperti logam mulia, saham atau deposito.

Namun, perlu diingat, setelah mendiversifikasikan uang, Anda hanya menggunakan uang tersebut untuk kebutuhan investasi. Jadi, Anda memiliki “uang dingin” yang tidak perlukan untuk diinvestasikan sebesar 30 persen dari keseluruhan aset Anda.

Cari Tempat Jual Beli Dolar Resmi

Pada dasarnya, Anda bisa melakukan ini di tempat yang lebih aman, seperti money changer atau bank. Ada baiknya jika mereka juga sudah mempunyai izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar bisa meminimalisir risiko penipuan.

Hal ini bertujuan untuk menghindari pemalsuan rupiah dan dolar. Karena itu, pastikan bahwa tempat Anda menjual/beli dolar Anda sudah resmi.

Pikirkan Cara Menyimpan Dolar

Cara investasi dolar berikutnya adalah dengan menyimpan dolar. Jika Anda memilih untuk menyimpan dalam bentuk uang tunai, artinya Anda hanya berpikir untuk menyimpan dalam jangka waktu pendek.

Dalam menyimpannya, waktu idealnya tidak lebih dari 1 tahun. Hal ini karena ditakutkan uang tunai menjadi rusak atau kotor, tidak menghasilkan bunga, serta lebih susah untuk Anda cairkan.

Namun, jika Anda ingin menyimpan jangka panjang, ada baiknya untuk membuka tabungan dolar di bank. Tentunya, Anda bisa memilih untuk membuka tabungan deposito dolar. Jadi, Anda bisa mendapatkan bunga yang lumayan besar.

Pantau Kurs untuk Mengetahui Waktu yang Tepat untuk Membeli

Melakukan pemantauan terhadap nilai kurs adalah hal yang wajib Anda lakukan saat melakukan investasi dolar. Umumnya, ketika nilai rupiah menguat, maka itu adalah waktunya di mana Anda bisa beli dolar. Sebaliknya, jika kurs rupiah tengah melemah, ada baiknya jika Anda tidak membeli dolar AS atau valas mana pun. Hal ini karena dolar AS akan sangat tinggi dibandingkan rupiah.

Namun, perlu diingat bahwa setiap money changer dan/atau bank mempunyai kurs jual dan beli yang berbeda. Maka, pastikan Anda juga mengecek nilai kurs berdasarkan bank yang Anda pilih, serta membandingkannya dengan tempat lain, seperti money changer atau bank lain.

Tentukan Target

Selayaknya instrumen investasi lainnya, investasi dolar juga membutuhkan target. Hal ini penting Anda menggunakan investasi dolar demi kepentingan investasi jangka pendek.

Jadi, ketika target itu tercapai, Anda bisa menukarkan dolar kembali dengan rupiah. Lalu, cari lagi waktu yang tepat untuk membeli dolar kembali.

Nabung Secara Rutin

Menabung menjadi salah satu hal yang penting jika Anda ingin investasi dolar secara jangka panjang. Jadi, sebaiknya Anda bisa menyisihkan tabungan Anda secara rutin per bulannya.

Dengan menabung secara rutin, Anda pun jadi bisa menetapkan strategi dollar cost averaging (DCA). Dengan begitu, walau dolar tiba-tiba melemah terhadap rupiah, keuntungan Anda pun masih bisa didapatkan secara rata-rata.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.