oleh

7 Keistimewaan Sedekah di Hari Jumat, Amalan yang Dianjurkan Rasulullah

PortalMadura.Com – Rasulullah menganjurkan kepada seluruh umat Islam untuk memperbanyak mengerjakan amalan atau ibadah pada hari Jumat. Seperti selawat, sedekah, zikir, dan amalan-amalan saleh lainnya. Mengapa demikian?. Pasalnya, Jumat adalah hari paling baik dibandingkan hari-hari lainnya. Bahkan, hari itu juga disebut sebagai sayyidul ayyam, yaitu pemimpin hari-hari lainnya, dilansir PortalMadura.Com, Minggu (22/9/2019), pada laman Okezone.com.

Tidak hanya itu saja, pada hari Jumat Allah SWT membuka pintu ampunan, doa dikabulkan dan amal baik dijanjikan pahala yang sangat besar. Salamah dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah bersabda: “Hari terbaik yang terbit padanya matahari adalah hari Jumat. Sebab pada hari itu Allah Azza wa Jalla menciptakan Adam as. Dia memasukkan Adam ke surga, pada hari itu ia diturunkan ke bumi dan pada hari itu terjadi kiamat serta pada hari itu terdapat satu masa di mana tidak seorang pun berdoa kecuali Dia akan mengabulkan doa itu” (HR.Muslim).

Karena itu, Rasulullah sangat mengagungkan, mengistimewakan dan juga memuliakan hari Jumat jika dibandingkan dengan hari yang lain. Sebenarnya, ada beberapa keutamaan atau keistimewaan yang bisa didapat dari hari tersebut, khususnya saat bersedekah di hari Jumat. Anda penasaran?.

Berikut ini uraiannya:

Setara dengan Pahala Sedekah di Bulan Ramadan

Umat Islam tentu sudah tahu, bahwa Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah sehingga semua nilai kebaikan dan amalan yang terkandung di dalamnya akan sangat mulia. Nah, sedekah di hari Jumat ini juga memiliki keutamaan yang setara dengan keutamaan sedekah di bulan Ramadan.

Sebagaimana dalam sebuah hadis, Ibnu Qayyim berkata: “Sedekah di hari Jumat dibanding dengan sedekah di hari lain adalah seperti sedekah di bulan Ramadan dibandingkan sedekah di bulan-bulan selainnya”.

Membuka Pintu Rezeki

Bagi umat Muslim yang ingin mendapatkan rezeki yang melimpah dari Allah, maka rajin bersedekahlah kepada yang berhak. Sebab, sedekah menjadi salah satu cara untuk membuka pintu rezeki. Sedekah juga tidak akan mengurangi sedikit pun jumlah harta kekayaan yang mereka punya.

Justru sebaliknya, sedekah akan dapat memperkaya diri Anda. Sebagaimana dalam hadis, Rasulullah bersabda: “Barangsiapa yang orientasinya adalah urusan akhirat, niscaya Allah meletakkan kekayaannya di dalam jiwanya. Sebagaimana Allah juga akan menyatukan urusannya dan kekayaan dunia akan menghampirinya dengan mudah. Namun sebaliknya, orang yang orientasinya adalah urusan dunia, niscaya Allah jadikan kemiskinannya ada di depan matanya. Sebagaimana Allah juga mencerai-beraikan urusannya dan tiada kekayaan dunia yang menghampirinya selain yang telah Allah tentukan untuknya” (HR. At Tirmidzi dan lainnya).

Hari yang Dianjurkan untuk Melakukan Amalan Saleh

Ada beberapa ayat Alquran yang menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak sedekah dan beramal saleh di hari Jumat atau malam Jumat. Selain itu, disarankan untuk memperbanyak membaca selawat untuk Rasulullah di malam atau siang hari Jumat.

Hal ini berdasarkan hadis: “Sesungguhnya hari yang paling afdal adalah hari Jumat. Karena itu, perbanyaklah membaca selawat untukku. Karena selawat kalian diperlihatkan kepadaku” (al-Iqna’, 1/170).

Loading...

Baca Juga: Ini 7 Hal Besar yang Akan Anda Dapatkan Jika Bersedekah di Bulan Ramadan

Hari Istimewa dalam Islam

Hari Jumat merupakan hari yang istimewa, maka sedekah di hari Jumat akan bernilai sama istimewanya. Sebagaimana dalam riwayat berikut: “Saya pernah melihat Syaikhul Islam – rahimahullah – apabila beliau berangkat jumatan, beliau membawa apa yang ada di rumah, baik roti atau yang lainnya, dan beliau sedekahkan kepada orang di jalan diam-diam. Saya pernah mendengar beliau mengatakan, “Apabila Allah memerintahkan kita untuk bersedekah sebelum menghadap Rasulullah, maka bersedekah sebelum menghadap Allah lebih afdal dan lebih besar keutamaannya” (Zadul Ma’ad, 1/407).

Hari Kebaikan

Jumat juga merupakan hari yang penuh dengan kebaikan. Di mana banyak peristiwa terbaik dalam sejarah Islam yang terjadi pada hari tersebut. Di hari yang penuh kebaikan itu tentu menjadi saat yang baik untuk melakukan amalan.

Diriwayatkan oleh Imam ‘Abdurrazzaq ash-Shan’ani r.a, dari Imam Sufyan ats-Tsauri, dari Mansur, dari Mujahid, dari Ibnu ‘Abbas r.a,: “Sesungguhnya pada hari Jumat itu terdapat satu waktu yang tidaklah seorang muslim bertepatan dengannya dalam keadaan memohon kebaikan kepada Allah SWT melainkan Dia akan men-datangkan kebaikan itu kepadanya”.

Anjuran Rasulullah

Sedekah di hari Jumat, merupakan salah satu anjuran Rasulullah. Sebagaimana jenis amalan yang lainnya. Alam Tuhfah al-Habib ‘ala Syarh al-Khatib tentang hari Jumat disebutkan jika: “Disunahkan memperbanyak sedekah dan berbuat kebaikan di siang dan malam hari Jumat. Juga disunahkan memperbanyak salat atas Rasulillah di siang dan malam harinya berdasarkan khobar”.

Akan Dibalas 700 Kali Lipat

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir, seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui” (QS. Al Baqarah : 261).

Dari ayat di atas, Allah sudah dengan jelas menyebutkan perhitungan sistematis atas apa yang sudah Anda keluarkan dari harta untuk bersedekah. Apabila dari perhitungan matematis ayat tersebut, maka sedekah yang sudah diberikan khususnya untuk hari Jumat akan dibalas sampai 700 kali lipat dan Allah juga menekankan akan membalas sedekah untuk siapa pun yang Allah SWT kehendaki.

Itulah tujuh keutamaan bersedekah di hari Jumat yang perlu umat Islam ketahui dan dipraktikkan. Kendati demikian, hal yang perlu diingat adalah meskipun keutamaan dari sedekah hari Jumat sangatlah banyak, bukan berarti harus menyepelekan hari yang lain untuk bersedekah.

Sebagaimana firman Allah: “Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisik-bisikan mereka, kecuali (bisik-bisikan) orang yang menyuruh bersedekah, atau berbuat kebaikan, atau mendamaikan di antara manusia. Dan siapa yang berbuat demikian dengan maksud mencari keridaan Allah, tentulah Kami akan memberi kepadanya pahala yang amat besar” (QS. An-Nisa : 114). Wallahu A’lam.


Rewriter : Salimah
Sumber : okezone.com

Komentar